Page 162 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 OKTOBER 2021
P. 162
Judul Luhut Disebut Seperti Juru Bicara Investor Asing
Nama Media harianjogja.com
Newstrend Tax Holiday
Halaman/URL https://news.harianjogja.com/read/2021/10/13/500/1085418/luhut-
disebut-seperti-juru-bicara-investor-asing
Jurnalis Wibi Pangestu Pratama
Tanggal 2021-10-13 13:57:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 10.000.000
News Value Rp 30.000.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Faisal Basri (Ekonom senior) Kalau saya monopsoni, saya yang menentukan term and
conditions, karena saya satu-satunya pembeli. Negara harus turun untuk melindungi rakyatnya,
warga negaranya yang bayar pajak. Ini yang dilindungi yang enggak bayar pajak
neutral - Faisal Basri (Ekonom senior) Selesai kan semua [masalah kalau ada audit menyeluruh].
Ya, tetapi, anda tahu sendiri lah di belakang ini semua kan yang paling sering membela siapa,
kan Pak Luhut Panjaitan
neutral - Faisal Basri (Ekonom senior) Saya rasa perusahaan China enggak perlu bicara, juru
bicaranya cukup Luhut Panjaitan, atau juru bicaranya Luhut Panjaitan
neutral - Faisal Basri (Ekonom senior) Sekali kepentingan negara, kepentingan rakyat banyak itu
diusik, saya akan bicara, siapapun itu. Pak Jokowi sekalipun, saya akan bicara. Tinggal kita
membangkitkan kesadaran kolektif [soal masalah pertambangan serta dampaknya terhadap
perekonomian dan rakyat]
Ringkasan
Ekonom senior Faisal Basri menilai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut
Binsar Panjaitan bagaikan juru bicara investor asing. Alasannya Luhut seringkali membela
korporasi dalam polemik industri, salah satunya di sektor pertambangan. Faisal menjelaskan
bahwa terdapat polemik luar biasa di sektor tambang, yang membuat Indonesia mengalami
kerugian ratusan triliun akibat banyaknya sumber pendapatan yang bocor. Misalnya, pajak
pertambangan yang tidak diperoleh dengan optimal atau transaksi perdagangan yang
terselubung.
Faisal mengaku bahwa sudah memberi tahu Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi
Penanaman Modal Bahlil Lahadalia terkait kondisi yang ada dan menyarankan audit fasilitas tax
holiday. Dia pun menyarankan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah untuk mengaudit tenaga
kerja di perusahaan-perusahaan penerima manfaat tax holiday. "Selesai kan semua [masalah
kalau ada audit menyeluruh. Ya, tetapi, anda tahu sendiri lah di belakang ini semua kan yang
paling sering membela siapa, kan Pak Luhut Panjaitan," ujar Faisal.
161

