Page 166 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 OKTOBER 2021
P. 166

Bicci pertama kali mendapatkan kabar penangkapan anaknya dari Polisi Malaysia melalui telepon
              beberapa waktu lalu. Kabar itu kemudian dibenarkan suami putrinya yang sementara berada di
              Malaysia.

              Bicci berharap putrinya bisa diberikan keringanan hukuman dan tidak sampai dieksekusi mati.
              Mereka mengaku anaknya tersebut hanyalah seorang korban dari sindikat narkoba.

              Ia juga berharap pihak pemerintah Indonesia memberikan bantuan hukum kepada anaknya yang
              sementara menjalani proses hukum di Malaysia.

              "Ia sementara dalam proses sidang, " tambah suami dari Bicci.

              Senator Sulbar Prihatin Kejadian yang Menimpa Sappeami Menggapi Sappeami yang terancam
              hukuman mati di negara Malaysia. Dimana TKW itu ditangkap Polisi Malaysia pada bulan lalu
              karena kedapatan membawa narkoba satu kilogram.
              Senator Sulbar Ajbar Abdul Kadir mengatakan sangat prihatin atas kejadian menimpa warga
              Polman di Malaysia.

              "Meskipun ini terkait kasus narkoba, tapi apapun kita harus prihatin dan bantu untuk keringanan
              hukumannya," kata Ajbar, melalui sambungan telepon, Selasa (12/10/2021).

              Dia meyakini Sappeami merupakan korban dari sindikat narkoba jaringan internasional. Apalagi,
              diakui sendiri orangtuanya anaknya merupakan korban.

              "Saya yakin dia adalah korban dari sindikat besar dan selain itu karena tuntutan ekonomi yang
              makin menyulitkan," bebernya.

              Sebagai,  perwakilan  Sulbar  di  DPD  RI  dirinya  akan  komunikasi  intens  ke  pemerintah  agar
              memberikan bantuan hukum. Setidaknya, Sappeami mendapat keringanan hukuman dan tidak
              sampai ke hukuman mati.

              "Saya pastikan kami akan lakukan komunikasi intens untuk mendapatkan bantuan hukum dari
              pemerintah Indonesia. Kasian rakyat kecil jadi tumbal sindikat besar," tandasnya Curahan Hati
              Anak Sappeami Dani (12), anak tenaga kerja wanita (TKW) asal Kabupaten Polewali Mandar
              (Polman) , Sulawesi Barat, meminta bantuan Pemerintah Indonesia.

              Ibunya Sappeami ditahan di Malaysia karena kasus narkoba Internasional.

              Ia  terancam  dieksekusi  mati  di  Malaysia  karena  membawa  narkoba  titipan  sebanyak  satu
              kilogram untuk diselundupkan ke Indonesia.

              Sappeami  ditangkap  petugas  Malaysia  bersama  pelaku  lain  saat  dalam  perjalanan  menuju
              Pelabuhan.

              "Minta  ibu  saya  dikeluarkan,  "  ujar  Dani  saat  ditemui  di  rumahnya  Desa  Landi  Kanusuan  ,
              Kabupaten Polman, Rabu (11/10/2021).

              Dani mengaku sudah hampir dua tahun tidak bertemu dengan ibunya semenjak merantau di
              Malaysia untuk mengadu nasib. Di Malaysia , ibunya bekerja di perusahaan kelapa sawit bersama
              dengan suaminya.

              Sappeami  diketahui  memiliki  enam  anak.  Dua  di  antaranya  sementara  berada  di  Malaysia
              bersama ayahnya. Sementara empat lainnya di Polman.





                                                           165
   161   162   163   164   165   166   167   168   169   170   171