Page 36 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 JUNI 2020
P. 36

Title          PEKERJA TERPAPAR COVID-19 BERHAK MANFAATKAN PROGRAM JKK
               Media Name     krjogja.com
               Pub. Date      03 Juni 2020
                              https://www.krjogja.com/peristiwa/nasional/pekerja-terpapar-covid-19-b erhak-
               Page/URL
                              manfaatkan-program-jkk/
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive












               Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menerbitkan Surat Edaran Menteri
               Ketenagakerjaan RI Nomor M/8/HK.04/V/2020 tentang Perlindungan Pekerja/Buruh
               Dalam Program Jaminan Kecelakaan Kerja Pada Kasus Penyakit Akibat Kerja Karena
               Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

               "SE tertanggal 28 Mei 2020 ini ditujukan kepada Para Gubernur Se-Indonesia
               dengan mempertimbangkan banyaknya kasus pekerja/buruh yang terinfeksi Covid-
               19, dan beberapa di antaranya meninggal dunia," kata Ida dalam pernyataannya di
               Jakarta, Rabu (3/6/2020).
               Terbitnya SE ini didasarkan Peraturan Presiden RI Nomor 7 Tahun 2019 tentang
               Penyakit Akibat Kerja.

               Ia menjelaskan, Covid-19 dapat dikategorikan sebagai Penyakit Akibat Kerja (PAK)
               dalam klasifikasi penyakit yang disebabkan pajanan faktor yang timbul dari aktivitas
               pekerjaan, yaitu kelompok faktor pajanan biologi.

               Untuk itu, pekerja/buruh dan/atau tenaga kerja yang mengalami Penyakit Akibat
               Kerja (PAK) karena Covid-19 berhak atas manfaat program Jaminan Kecelakaan
               Kerja (JKK).

               "Ini sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Ida.

               Dalam SE tersebut menyebutkan, pekerja/buruh yang dapat dikategorikan memiliki
               risiko khusus/spesifik yang dapat mengakibatkan PAK karena Covid-19 yaitu (1)
               tenaga medis dan tenaga kesehatan, yang meliputi tenaga kerja medis dan tenaga
               kerja kesehatan yang bertugas merawat/mengobati pasien di rumah sakit, fasilitas
               kesehatan, dan/atau tempat Iain yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai tempat
               untuk merawat/mengobati pasien terinfeksi Covid-19.

               "Tenaga medis dan tenaga kesehatan tersebut yaitu dokter, dokter gigi, dokter
               spesialis dan dokter gigi spesialis, tenaga keperawatan, kebidanan, tenaga teknik
               biomedika, serta ahli teknologi laboratorium medik, tenaga kefarmasian seperti
               apoteker dan tenaga teknis kefarmasian, dan tenaga kesehatan masyarakat seperti
               epidemiolog kesehatan," kata Ida.




                                                       Page 35 of 126.
   31   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41