Page 39 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 JUNI 2020
P. 39
Title PP TAPERA, PENGUSAHA JATUH TERTIMPA TANGGA
Media Name tribunnews.com
Pub. Date 03 Juni 2020
https://www.tribunnews.com/tribunners/2020/06/03/pp-tapera-pengusaha-j atuh-
Page/URL
tertimpa-tangga
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Sudah terkena dampak corona, masih dibebani
iuran pula.
Itulah nasib yang kini menimpa para pengusaha pasca-terbitnya Peraturan
Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tabungan
Perumahan Rakyat atau Tapera yang diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada
20 Mei 2020.
PP 25/2020 ini menjadi payung hukum bagi penyelenggaraan pungutan iuran yang
akan dilakukan oleh Badan Pengelola (BP) Tapera dalam waktu dekat ini.
Dikutip dari berbagai sumber, dalam PP tersebut, BP Tapera akan memungut
sekaligus mengelola dana untuk perumahan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN),
prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), anggota Kepolisian RI (Polri), pekerja di
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta
pekerja di perusahaan swasta.
Menurut Pasal 15 PP 25/2020, besaran simpanan peserta ditetapkan sebesar 3%
(tiga persen) dari gaji atau upah untuk peserta pekerja dan peserta pekerja mandiri.
Untuk iuran Tapera sebesar 3% tersebut, sebanyak 0,5% di antaranya ditanggung
oleh pemberi kerja atau pengusaha/perusahaan, dan sisanya sebesar 2,5%
ditanggung oleh pekerja yang dipotong dari gaji.
Khusus untuk peserta mandiri, iuran dibayarkan sendiri.
Kepesertaan di BP Tapera akan berakhir jika pekerja sudah pensiun, yakni usia 58
tahun.
Setelah pensiun, peserta bisa mendapatkan dana simpanannya beserta hasil dari
dana pengembangan yang ditempatkan di deposito bank, surat utang pemerintah,
dan investasi lainnya.
BP Tapera sendiri merupakan peleburan dari Badan Pertimbangan Tabungan
Perumahan-Pegawai Negeri Sipil (Bapertarum-PNS/ASN).
Page 38 of 126.

