Page 46 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 NOVEMBER 2019
P. 46
dengan kebutuhan industri," ujarnya.
Ketika semua pendidikan dan pelatihan diarahkan pada penguasaan keterampilan
diri, tantangan baru datang: digitalisasi industri. Revolusi digital (4.0) diprediksi akan
membabat beberapa jenis pekerjaan. Namun, Kemenaker coba percaya diri dengan
menyebutkan bakal menghadirkan 3,7 juta pekerjaan baru.
Jusuf Kalla (JK), sebelum purnatugas, juga berpendapat demikian. Saudagar Bugis itu
merujuk pada perubahan-perubahan yang terjadi di masa lalu: warung telepon habis
oleh kehadiran telepon genggam. "Memang banyak pekerjaan yang hilang, tetapi
timbul job baru," terangnya.
Jokowi sudah menginstruksikan beberapa langkah untuk mengantisipasi kegagapan
menghadapi revolusi 4.0. Pemerintah, katanya, akan melakukan sinkronisasi regulasi,
peningkatan kualitas SDM, dan membangun ekosistem inovasi industri.
"Peningkatan insentif untuk investasi di bidang teknologi," terang mantan Wali Kota
Solo itu.
Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Unifah Rosyidi mengatakan
penerapan link and match itu membutuhkan upaya saling memahami antara dunia
pendidikan dan industri. Jadi, kekurangan kompetensi tenaga kerja bisa dengan
cepat diatasi.
Ia juga mengingatkan link and match bukan membuat dunia pendidikan seperti
pelatihan. Terkait dengan penguasaan TI, ia mengatakan itu memang sebuah
kebutuhan. "Namun, yang penting bagaimana digitalisasi bisa mengubah budaya
kerja orang menjadi lebih bergairah," pungkasnya.
Page 45 of 142.

