Page 166 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 APRIL 2020
P. 166

bulan kemudian," ucapnya.

               Usul lain meminta penundaan bayar tagihan listrik ke PT PLN (Persero) selama
               enam bulan dari April sampai September 2020. Industri mengusulkan agar bisa
               memberikan jaminan cicilan berupa giro mundur selama 12 bulan.

               "Industri juga mengusulkan pemberian diskon tarif waktu beban idle yaitu pukul
               22.00-06.00 sebesar 50 persen. Ada usul juga keringanan pembayaran atau subsidi
               listrik bagi industri terdampak seperti industri tekstil," katanya.

               Lalu, industri turut mengusulkan agar pembelian gas dari PT PGN (Persero)
               menggunakan standar nilai tukar rupiah yang tetap, yaitu Rp14 ribu per dolar AS.
               Pasalnya, gas merupakan bahan baku industri, namun harganya menyesuaikan kurs
               rupiah yang terus bergejolak saat ini.

               Selanjutnya, industri juga meminta implementasi relaksasi penundaan bayar cicilan
               kredit bank sesuai kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini berlaku baik
               untuk pembayaran pokok dan bunga kredit maupun keringanan penurunan bunga.

               Tak ketinggalan, industri juga meminta kebijakan penundaan bayar pungutan pajak
               kepada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. "Hal ini mengingat arus
               kas perusahaan yang sedang sulit," imbuhnya.

               Keringanan di Produksi Selain mengusulkan sejumlah keringanan pengeluaran yang
               mempengaruhi cash flow , industri juga meminta beberapa relaksasi yang
               berhubungan langsung dengan roda produksi. Misalnya, meminta peninjauan
               kembali terhadap harga kontrak/tender untuk Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)
               BPJS Kesehatan yang mengikuti harga kontrak 2017.

               "Padahal saat terjadinya Covid-19, harga bahan baku naik rata-rata sebesar 200
               persen, sehingga pabrik farmasi kesulitan dalam menyesuaikan biaya produksi,"
               terangnya.

               Kemudian, industri juga meminta pemerintah agar bisa ikut memfasilitasi kerja sama
               bahan baku dengan negara produsen, seperti China dan India. Hal ini dibutuhkan
               agar industri mendapat jaminan aliran bahan baku dari kedua negara.

               Pasalnya, produksi bahan baku dari China sempat tersendat selama penyebaran
               virus corona, meski kini sudah mulai kembali berproduksi. Namun, India yang juga
               menjadi sumber bahan baku bagi Indonesia justru terancam menurun produksinya
               akibat kebijakan penutupan akses wilayah ( lockdown ).

               "Sehingga perlu campur tangan pemerintah untuk kepastian bahan baku terutama
               asal China dan India," jelasnya.

               Lalu, memberikan insentif kemudahan lokal tujuan ekspor kemudahan lokal tujuan
               lokal (KITE) untuk bahan baku dari dalam negeri dengan memanfaatkan ketentuan



                                                      Page 165 of 193.
   161   162   163   164   165   166   167   168   169   170   171