Page 58 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 APRIL 2020
P. 58
Karena tidak memiliki pilihan, Aryo pun menandatangi surat pemutusan kontrak
kerja tersebut sebagai bentuk persetujuan tidak lagi menjadi karyawan dan akan
menerima upah terakhir.
Dia mengungkapkan, pihak perusahaan sempat meminta mereka yang
diberhentikan untuk mengirimkan surat lamaran dan CV terbaru agar bisa disalurkan
ke badan usaha lain yang membutuhkan tenaga kerja baru.
"Tanggung jawab perusahaan hanya sebatas itu."
"Peluangnya juga kecil."
"Untuk pesangon saya enggak dapat sama sekali," kata Aryo.
Meskipun harus menerima kenyataan tidak lagi memiliki pekerjaan utama, Aryo
menjelaskan bahwa dia tidak ingin terlalu lama berdiam diri dan mulai mencari-cari
pekerjaan di tempat lain.
Walaupun, dia mengaku sangat sulit untuk menemukan perusahaan yang membuka
lowongan di tengah pandemi Covid-19.
"Saya bukannya tanpa harapan."
"Tapi saya sudah kirim lamaran ke banyak perusahaan yang sesuai dengan bidang
saya."
"Ada sekitar 10 sampai 11 perusahan, lah," ucapnya.
Di samping itu, para karyawan yang terkena PHK tetap saling berkomunikasi dan
saling berbagi informasi apabila menemukan iklan lowongan pekerjaan.
Saat ini, sambil menunggu adanya panggilan wawancara kerja di perusahaan lain,
Aryo mengatakan hanya mengadalkan beberapa pekerjaan sampingan yang
didapatkannya.
Hal itu dia lakukan agar tetap mempunyai penghasilan untuk memenuhi kebutuhan.
Akan tetapi, pendapatan yang diperolehnya kini belum menyamai upahnya saat
menjadi karyawan.
"Paling ya setengahnya, lah."
"Jadi sekarang saya benar-benar menghemat pengeluaran."
"Jadi penghasilan sampingan sekarang harus ada yang ditabung."
"Sisanya buat makan sehari-hari," kata dia.
Page 57 of 193.

