Page 54 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 APRIL 2020
P. 54

Title          KSPI PREDIKSI GELOMBANG PHK BURUH AKAN TERUS TERJADI
               Media Name     kompas.com
               Pub. Date      06 April 2020
                              https://nasional.kompas.com/read/2020/04/06/11401191/kspi-prediksi-gel ombang-phk-
               Page/URL
                              buruh-akan-terus-terjadi
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive







               Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia ( KSPI) Said Iqbal memprediksi
               gelombang pemutusan hubungan kerja ( PHK) buruh akan terus terjadi akibat
               wabah Covid-19 yang disebabkan virus corona.


               "Darurat PHK akan mengancam puluhan hingga ratusan ribu buruh," ujar Said
               dalam keterangan tertulis, Seenin (5/4/2020).

               Menurut Said, terdapat empat faktor yang menyebabkan kaum buruh terancam
               kena PHK.

               Pertama, ketersediaan bahan baku di industri manufaktur yang mulai menipis.
               Khususnya bahan baku yang berasal dari negara importir, seperti China dan negara-
               negara lain yang juga terpapar virus corona.

               Adapun industri yang akan terkena imbas adalah industri padat karya, seperti
               tekstil, sepatu, garmen, makanan, minuman, komponen elektronik, hingga
               komponen otomotif.


               Karena bahan baku berkurang, maka produksi akan menurun.

               Sebaliknya, ketika produksi menurun, maka berpotensi terjadi pengurangan
               karyawan dengan melakukan PHK.

               Kedua, melemahnya rupiah terhadap dollar.


               Berdasarkan data Bloomberg Jumat (3/4/2020) pada pukul 09.41 WIB, di pasar spot
               rupiah berada pada posisi Rp 16.445 per dollar AS.


               Posisi ini menguat 0,3 persen (50 poin) dibandingkan penutupan sebelumnya pada
               Rp 16.495 per dollar AS.


               Menurut Said, jika situasi ini terus berlanjut, perusahaan padat karya maupun padat
               modal akan terbebani dengan biaya produksi yang tinggi.

               Terutama perusahaan-perusahaan yang harus membeli bahan baku dari impor.

               "Perusahaan membeli bahan baku dengan dolar dan menjual dengan rupiah yang
               terus melemah. Ditambah dengan daya beli masyarakat yang menurun tajam,





                                                       Page 53 of 193.
   49   50   51   52   53   54   55   56   57   58   59