Page 63 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 APRIL 2020
P. 63
Title 30.137 PEKERJA DI JAKARTA KENA PHK AKIBAT WABAH CORONA
Media Name liputan6.com
Pub. Date 06 April 2020
https://www.liputan6.com/bisnis/read/4220444/30137-pekerja-di-jakarta- kena-phk-
Page/URL
akibat-wabah-corona
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Melalui akun resmi Instagram @disnakertrans_dki_jakarta, Dinas Tenaga
Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta mengumumkan sebanyak 162.416
pekerja di Ibu Kota dirumahkan dan kena pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat
lesunya ekonomi nasional karena pandemi virus Corona atau Covid-19.
Pekerja tersebut berasal dari 18.045 perusahaan. Rinciannya, 30.137 pekerja dari
3.348 perusahaan terkena PHK dan 132.279 pekerja dari 14.697 perusahaan
terpaksa dirumahkan untuk sementara waktu. Dalam caption- nya, data tersebut
dihimpun dari alamat portal bit.ly/pendataanpekerjaterdampakcovid19 dan e-mail
disnakertrans@jakarta.go.id, yang telah resmi ditutup pada Sabtu (4/4) lalu.
Pihak Disnaker DKI Jakarta juga mengklaim saat ini tengah menghimpun data para
pekerja yang telah dirumahkan, tapi tidak menerima upah (unpaid leave) untuk
nantinya disampaikan kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian
Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia dan Kementerian
Ketenagakerjaan.
Namun, saat dikonfirmasi oleh Merdeka.com hingga Senin siang (6/4) Kepala Dinas
Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta Andri Yansyah belum
memberikan jawaban terkait tingginya jumlah pekerja di wilayah Ibu Kota yang
menjadi korban PHK ataupun dirumahkan, sekaligus memuncaki daftar tertinggi di
Indonesia untuk sementara waktu.
Sementara itu, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) merasakan
kekhawatiran akan meningkatnya jumlah pekerja yang terdampak PHK dalam dua
bulan ke depan, apabila tidak ada upaya serius dari pemerintah untuk mencegah
perusahaan melakukan PHK terhadap karyawan.
"Bisa saja di DKI akan ada penambahan jumlahnya pekerja yang di-PHK dari
perusahaan garmen dan tekstil yang ada di wilayah Pulogadung, Cakung, Cilincing,
hingga Marunda," kata Said Iqbal selaku Presiden KSPI melalui keterangan
tertulisnya.
Page 62 of 193.

