Page 554 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 NOVEMBER 2021
P. 554
Lebih lanjut Taqwallah mengatakan, upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di
Aceh masih menyisakan banyak tantangan dan ruang yang menjadi PR untuk dituntaskan secara
bersama-sama. "Tantangan itu, tak dapat diselesaikan sendiri oleh Pemerintah Aceh, tanpa
dukungan dari seluruh lembaga keuangan Syariah, para pihak lainnya, dan masyarakat secara
umum," tutur Taqwallah.
"Kami meyakini, berbagai tantangan tersebut tidaklah berat jika kita selalu bersama-sama dalam
membahas solusinya. Yang terpenting adalah adanya komitmen, seperti yang telah ditunjukkan
oleh banyak lembaga keuangan di Aceh, termasuk BPJS Ketenagakerjaan," ujar Taqwallah.
Pada kesempatan itu, Taqwallah juga menyampaikan harapan pemerintah Aceh terkait peran
penuh dari BPJS Ketenagakerjaan untuk terus ambil bagian dalam membantu Pemerintah Aceh
dalam memajukan ekonomi Syariah dan pembangunan Aceh secara umum, serta turut andil
dalam pengembangan ekonomi dan keuangan Syariah Nasional.
Acara launching layanan syariah BPJS Ketenagakerjaan itu turut diikuti secara virtual oleh Menteri
Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy dan Menteri
Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah. Selain itu hadir juga secara langsung Deputi Bidang
Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial, Andi Megantara, beserta jajaran dari Kementerian
Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Sementara itu sejumlah petinggi BPJS Ketenagakerjaan juga mengikuti kegiatan itu secara
langsung di Gedung Amel Convention Hall. Di antaranya Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan,
Anggoro Eko Cahyo, Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Muhammad Zuhri, Ketua
Penasehat Syariah BPJS Ketenagakerjaan M. Cholil Nafis, Direktur Perencanaan Strategis dan
Teknologi Informasi BPJS Ketenagakerjaan Pramudya Iriawan, serta sejumlah petinggi lainnya.
Selain itu turut hadir anggota DPRA, kepala SKPA.
553

