Page 557 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 NOVEMBER 2021
P. 557

Judul               Buruh Minta Gubernur Naikkan UMP Aceh 2022 Rp 3,6 Juta
                Nama Media          sumut.suara.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://sumut.suara.com/read/2021/11/18/123543/buruh-minta-
                                    gubernur-naikkan-ump-aceh-2022-rp-36-juta
                Jurnalis            Suhardiman
                Tanggal             2021-11-18 12:35:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Ringkasan

              Aliansi Buruh meminta Gubernur Aceh menaikan upah minimum provinsi (UMP) tahun 2022 Rp
              3,6 juta dari sebelumnya Rp 3,1 juta per bulan. "Kita menuntut Gubernur Aceh untuk menaikan
              UMP Aceh tahun 2022 menjadi Rp 3,6 juta," kata Ketua Aliansi Buruh Aceh Saiful Mar, melansir
              Antara, Kamis (18/11/2021).



              BURUH MINTA GUBERNUR NAIKKAN UMP ACEH 2022 RP 3,6 JUTA

              SuaraSumut.id - Aliansi Buruh meminta Gubernur Aceh menaikan upah minimum provinsi (UMP)
              tahun 2022 Rp 3,6 juta dari sebelumnya Rp 3,1 juta per bulan.

              "Kita menuntut Gubernur Aceh untuk menaikan UMP Aceh tahun 2022 menjadi Rp 3,6 juta," kata
              Ketua Aliansi Buruh Aceh Saiful Mar, melansir Antara, Kamis (18/11/2021).

              Saiful  mengatakan,  November  ini  merupakan  penentuan  upah  minimum  provinsi  maupun
              kabupaten/kota.  Penyesuaiannya  diatur  berdasarkan  PP  Nomor  36  Tahun  2021  tentang
              pengupahan  yang  merupakan  aturan  turunan  dari  UU  11  Tahun  2020  tentang  Cipta  kerja
              (Omnibus Law).

              Aturan baru tersebut sama dengan PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang pengupahan, di mana
              besaran penyesuaian upah tidak lagi dilihat dari hasil survey kebutuhan hidup layak, sehingga
              secara sistem telah merugikan pekerja/buruh.

              Baca Juga: Giring eks Nidji jadi Ketua Umum PSI, Ocehan Warganet Pedas Banget Pihaknya juga
              meminta  Pemerintah  Aceh  memberlakukan  Qanun  Aceh  Nomor  7  Tahun  2014  tentang
              ketenagakerjaan serta dapat disesuaikan dengan UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintah
              Aceh (UUPA), sehingga ada perbedaan antara Aceh dengan daerah lainnya.

              "Permintaan  jumlah  UMP  sebesar  Rp  3,6  juta  ini  telah  sesuai  dengan  rata-rata  hasil  survei
              mandiri kebutuhan hidup layak (KHL) di sembilan kabupaten/kota di Aceh," ujarnya.



                                                           556
   552   553   554   555   556   557   558   559   560   561   562