Page 559 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 NOVEMBER 2021
P. 559
Judul Dua Juta Buruh Ancam Mogok Nasional Tolak UMP 2022, Apindo: Kami
Tidak Setuju
Nama Media tempo.co
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://bisnis.tempo.co/read/1529891/dua-juta-buruh-ancam-mogok-
nasional-tolak-ump-2022-apindo-kami-tidak-setuju
Jurnalis Caesar Akbar
Tanggal 2021-11-18 12:34:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Hariyadi Sukamdani (Ketua Apindo) Kalau ada acara, kami tidak setuju
negative - Hariyadi Sukamdani (Ketua Apindo) Kalau dialog itu deadlock, buruh punya hak
mogok, perusahaan punya hak untuk lockdown menutup pabrik. Itu diatur di UU kita. Kalau ada
acara, kami tidak setuju
negative - Hariyadi Sukamdani (Ketua Apindo) Enggak bisa dong. Enak aja orang kerja disuruh
mogok. Apalagi kalau kalau nanti ada sweeping segala macam, kita tidak akan kompromi. Kita
akan tegakkan aturan
neutral - Said Iqbal (Presiden KSPI) KSPI sudah melakukan koordinasi dengan serikat buruh lain.
Hampir lebih dari 60 federasi serikat buruh di tingkat nasional dan lima konfederasi di tingkat
nasional menyatakan akan menggelar mogok nasional
negative - Said Iqbal (Presiden KSPI) Kami sudah kehilangan akal sehat terhadap kebijakan
Menteri Ketenagakerjaan dan para menteri yang telah melakukan pemufakatan jahat. Untuk
jangka panjang bukan naik upah minimum, turun karena ada istilah batas atas dan batas bawah
Ringkasan
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia alias Apindo, Hariyadi Sukamdani mengomentari
mengenai rencana buruh menggelar mogok nasional menolak penetapan upah minimum provinsi
atau UMP 2022. Belakangan, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia mengatakan akan menggelar
mogok nasional lantaran menganggap kenaikan upah minimum provinsi 2022 terlalu rendah,
rata-rata hanya 1,09 persen.
558

