Page 577 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 NOVEMBER 2021
P. 577
Judul Soal UMP 2022, Legislator Ingatkan Pemerintah
Nama Media republika.co.id
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://www.republika.co.id/berita/r2r5mu396/soal-ump-2022-
legislator-ingatkan-pemerintah
Jurnalis Agus Yulianto
Tanggal 2021-11-18 12:23:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
positive - Netty Prasetiyani (Anggota Komisi IX DPR RI) Jangan hanya berpihak pada kalangan
pengusaha, tapi harus memperhatikan juga kesejahteraan dari para pekerja. Apalagi selama
pandemi ini kebutuhan dan biaya hidup terus naik
neutral - Netty Prasetiyani (Anggota Komisi IX DPR RI) Tingkat inflasi tahunan sampai Oktober
2021 saja sudah 1,66 persen
neutral - Netty Prasetiyani (Anggota Komisi IX DPR RI) Apakah pemerintah sudah melakukan
survei terhadap harga bahan pokok di pasar?
negative - Netty Prasetiyani (Anggota Komisi IX DPR RI) Katakanlah pemerintah memakai itu
(UU Ciptaker). Seharusnya, dalam PP 36/2021 juga ada indikator lain seperti tingkat daya beli,
tingkat penyerapan tenaga kerja dan median upah. Jadi bukan hanya soal inflasi dan
pertumbuhan ekonomi saja
negative - Netty Prasetiyani (Anggota Komisi IX DPR RI) Jika UMP tidak naik atau bahkan turun
maka konsumsi produk masyarakat juga akan menurun, sehingga lapangan kerja baru sulit untuk
dibuka
neutral - Netty Prasetiyani (Anggota Komisi IX DPR RI) Saya meminta pemerintah mencarikan
jalan keluar terbaik dengan bersikap bijaksana atas berbagai aspirasi pada aksi unjuk rasa
pekerja/buruh sehubungan dengan kenaikan UMP
Ringkasan
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani menyayangkan rendahnya rata-rata kenaikan Upah
Minimum Provinsi (UMP) 2022 sebesar 1,09 persen. Netty menyindir pemerintah agar tak hanya
berpihak kepada kepentingan pengusaha.
576

