Page 611 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 NOVEMBER 2021
P. 611

Kata Gita, persentase kenaikan tersebut hanya kurang sedikit dari rata-rata kenaikan UMP secara
              nasional. "Rata-rata nasional itu 1,09 persen. Kita naik 1,07 persen," kata Gita.
              Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB I Gde Putu
              Aryadi mengatakan, UMP 2022 sebagai acuan bagi perusahaan untuk pekerja baru. Berlaku bagi
              perusahaan  mapan,  bukan  kelas  UMKM.  "Kalau  yang  sudah  bekerja,  penggajiannya  ya
              berdasarkan tahun mereka bekerja," kata Aryadi.

              UMP baru nantinya diumumkan Gubernur NTB pada 21 November dan mulai berlaku pada 1
              Januari 2022. Nantinya, Gubernur juga dapat menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota se-
              NTB, paling lama 30 November.

              Aryadi  menerangkan,  perhitungan  UMP  2022  menggunakan  formula  perhitungan  yang  telah
              diatur secara lengkap. Mengacu pada Pasal 26 Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021.

              Juga  menggunakan  data  perekonomian  dan  ketenagakerjaan  yang  ditetapkan  BPS  dan
              disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker). Aryadi menyebut, menurut Menaker, formula
              batas atas dan batas bawah UMP baru yang terdapat di PP 36 tahun 2021, bertujuan mengurangi
              kesenjangan upah minimum wilayah.

              "Semangatnya itu untuk mewujudkan keadilan pengupahan antar wilayah," jelasnya. (dit/r5)





















































                                                           610
   606   607   608   609   610   611   612   613   614   615   616