Page 607 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 NOVEMBER 2021
P. 607

Baca  juga:  Lima  Gubernur  Ini  Abaikan  SE  Menaker,  Tetap  Naikkan  Upah  Buruh  2021  Buruh
              Tuntut Anies Naikkan Upah di Atas UMP 2019 Wacana PPKM Darurat Diperpanjang Picu Ledakan
              PHK, KSPI: Larangan PHK Tak Didengar Pengusaha, Pak Luhut Telat PPP: Pemerintah Dilematis
              dalam Kebijakan UMP 2021 Tidak hanya itu, tegas Ida, kenaikan upah minimum provinsi (UMP)
              dan  upah  minimum  kabupaten/kota  (UMK)  yang  tidak  proporsional  dapat  menyebabkan
              tutupnya perusahaan di saat situasi pandemi saat ini, selain itu mempersempit ruang dialog
              kesepakatan upah serta penerapan struktur dan skala upah di perusahaan.

              Ida menjelaskan bahwa penetapan upah minimum berdasarkan formula di Peraturan Pemerintah
              Nomor  36  Tahun  2021  dimaksudkan  untuk  mengurangi  kesenjangan  upah  antarwilayah  dan
              mewujudkan keadilan upah.

              Untuk itu, dalam aturan baru penetapan upah minimum 2022 hanya akan dilakukan untuk UMP
              dan  UMK,  sementara  upah  minimum  sektoral  (UMS)  tidak  akan  dilakukan  penetapan.
              Pengecualian dilakukan untuk UMS yang ditetapkan sebelum 2 November 2020 yang berlaku
              hingga masanya telah berakhir atau saat UMP/UMK di wilayah tersebut telah melebihi UMS.

              Dia mengingatkan pemerintah daerah yang tidak mengikuti ketentuan penetapan upah minimum
              yang baru dapat mendapatkan sanksi administrasi.


              Tag: ump 2022 menaker ida fauziyah


















































                                                           606
   602   603   604   605   606   607   608   609   610   611   612