Page 636 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 NOVEMBER 2021
P. 636
Judul KSPI Berencana Mogok Nasional
Nama Media Tangerang Ekspres
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL Pg2
Jurnalis kps
Tanggal 2021-11-18 11:05:00
Ukuran 109x85mmk
Warna Warna
AD Value Rp 19.620.000
News Value Rp 98.100.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
neutral - Mirah Sumirat (Presiden ASPEK Indonesia) ASPEK Indonesia sebagai federasi serikat
pekerja afiliasi KSPI (Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) mendukung penuh rencana KSPI
yang akan melakukan mogok nasional secara konstitusional untuk menolak penetapan UMP 2022
yang tidak manusiawi
neutral - Mirah Sumirat (Presiden ASPEK Indonesia) Dalam UU Cipta Kerja kenaikan upah
minimum dihitung hanya berdasar variabel pertumbuhan ekonomi atau inflasi (bukan
akumulasi).. Namun, dalam PP No. 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, ada tambahan formula
baru yang ditetapkan sepihak oleh Pemerintah, yang tidak diatur dalam UU Cipta Kerja, yaitu
penyesuaian nilai upah minimum ditetapkan dalam rentang nilai batas atas dan batas bawah
neutral - Mirah Sumirat (Presiden ASPEK Indonesia) Formula baru rentang nilai batas atas dan
batas bawah dalam PP No. 36 tahun 2021 inilah yang membuat kenaikan upah minimum 2022
hasilnya justru di bawah inflasi ataupun pertumbuhan ekonomi.. Padahal berdasarkan data
Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi tertinggi didapat oleh Maluku Utara dengan
kenaikan 12,76 persen. Inflasi tertinggi Bangka Belitung 3,29 persen
negative - Mirah Sumirat (Presiden ASPEK Indonesia) Ini sangat memalukan di tengah kondisi
rakyat yang semakin sulit dan daya beli masyarakat yang semakin rendah.. Rakyat dipaksa untuk
terus miskin. Apalagi pada tahun 2020 yang lalu, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah
memutuskan untuk tidak menaikkan upah minimum tahun 2021
Ringkasan
SERIKAT buruh protes keras atas rencana upah minimum provinsi (UMP) yang hanya akan naik
dengan rata-rata nasional 1,09 persen pada 2022 mendatang. Dengan kenaikan yang jauh dari
signifikan ini, mogok nasional sangat mungkin dilakukan. Hal itu diungkapkan oleh Presiden
Asosiasi Serikat Pekerja (ASPEK) Indonesia, Mirah Sumirat.
635

