Page 647 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 NOVEMBER 2021
P. 647
Judul Kenaikan Upah Hanya Rp22 Ribu, Buruh Surabaya Ancam Mogok Kerja
Nama Media beritajatim.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://beritajatim.com/peristiwa/kenaikan-upah-hanya-rp22-ribu-
buruh-surabaya-ancam-mogok-kerja/
Jurnalis Anggadia Muhammad
Tanggal 2021-11-18 10:43:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Ringkasan
Menanggapi kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Timur Tahun 2022 yang hanya
mencapai 1,2 persen, buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia
(FSPMI) Jawa Timur (Jatim), mengancam bakal melakukan aksi mogok massal pada Desember
2021 mendatang. Kenaikan tersebut dipastika sesuai dengan Surat Edaran Menteri
Ketenagakerjaan RI No. B M/383/HI.01.00/XI/2021, mengenai Penyampaian Data Perekonomian
dan Ketenagakerjaan Dalam Penetapan Upah Minimum Tahun 2022.
KENAIKAN UPAH HANYA RP22 RIBU, BURUH SURABAYA ANCAM MOGOK KERJA
Surabaya (Beritajatim.com) - Menanggapi kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Timur
Tahun 2022 yang hanya mencapai 1,2 persen, buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat
Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jawa Timur (Jatim), mengancam bakal melakukan aksi mogok
massal pada Desember 2021 mendatang.
Kenaikan tersebut dipastika sesuai dengan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan RI No. B
M/383/HI.01.00/XI/2021, mengenai Penyampaian Data Perekonomian dan Ketenagakerjaan
Dalam Penetapan Upah Minimum Tahun 2022.
Wakil Sekretaris DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Jawa Timur (FSPMI Jatim),
Nuruddin Hidayat mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya bakal akan melakukan aksi mogok
kerja secara serentak.
"Buruh Jatim mengancam mogok kerja serentak pada awal Desember 2021 mendatang," kata
Nuruddin, ketika dikonfirmasi, Kamis, (18/11/2021).
Kenaikan tersebut diperkirakan hanya menyentuh angka 1,2 persen, atau apabila diuangkan
senilai Rp 22.700.
"Kenaikan UMP yang hanya 1,2% dibawah inflasi Provinsi Jatim yang sebesar 1,92% ini artinya
upah buruh tergerus inflasi yang mengakibatkan daya beli buruh menurun," jelasnya.
646

