Page 650 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 NOVEMBER 2021
P. 650
Rabu (17/10). Pihaknya telah menyurati Gubernur Lampung mengenai UMP yang telah
ditentukan oleh Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziyah. Sementara draf UMP sudah
masuk ke Biro Hukum Pemprov Lampung.
"Kami sudah surati Gubernur Lampung di mana nantinya akan disahkan paling lambat 21
November," ujar dia.
Ia menjelaskan berdasarkan imbauan dari Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan
Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kementerian Ketenagakerjaan jika dihitung berdasarkan data BPS
maka rata-rata penyesuaian UMP 2022 sebesar 1,09%.
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lampung Ary Meizari Alfian mengatakan
keputusan UMP 2022 harus bisa diterima oleh semua pihak karena saat ini berada dalam kondist
memprihatinkan akibat Covid-a9.
"UMP Lampung rencananya naik 0,35% atau sekitar 1% kalau tidak salah. Tunggu saja Surat
Gubernur Lampung secara resminya," katanya, Rabu (17/11).
Apalagi, kata dia, situasi saat ini semakin kompetitif, pelaku usaha juga harus memutar otak
agar bisa bertahan.
"Pelaku usaha juga berpikir realistis dan berusaha agar kedepan perekonomian semakin baik,"
ujarnya, Sementara itu, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPD) Lampung, Sulaiman
Ibrahim menilai kenaikan UMP Lampung yang diperkirakan hanya Rp8.000 dirasa sangat kurang.
Apalagi saat ini harga kebutuhan pokok terus meningkat. (CR2/K2)
649

