Page 121 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 NOVEMBER 2019
P. 121
Title UMR TERENDAH, PEMDA YOGYAKARTA BERUPAYA CAPAI TARGET GDGS
Media Name kumparan.com
Pub. Date 13 November 2019
https://kumparan.com/tugujogja/umr-terendah-pemda-yogyakarta-berupaya- capai-
Page/URL
target-gdgs-1sFIRoHqY6J
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY, Budi Wibowo, tak
menampik jika saat ini upah minimum regional di DIY saat ini terendah di Indonesia
atau urutan terbawah dari 34 provinsi.
Selain itu, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk DI Yogyakarta atau Gini
Ratio 2019 DIY sempat tertinggi di tanah air pula.
Walau kondisi statistic itu menunjukkan data mimor, namun Pemda DIY tetap
optimismis kedua hal itu tak akan menganggu target dari program tujuan
pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals (SDGs).
"Jangan lantas diartikan bahwa jika upah minimum DIY terendah lantas tidak
mensejahterakan," ujar Budi Wibowo kepada wartawan di sela forum nasional
bertajuk Membangun Kemitraan Berkelanjutan untuk Mencapai SDGs di Yogyakarta,
Rabu (13/11/2019).
Dalam forum yang digelar PTT Exploration and Production (PTTEP) Indonesia dan
Program Pascasarjana MM-Sustainability Universitas Trisakti itu, Budi pun membuka
jika data terakhir indeks tenaga kerja di Yogyakarta yang menempati peringkat
nomor satu di Indonesia dengan skor 70,99.
Padahal, ujar Budi, jika bicara indeks pembangunan tenaga kerja itu mulai dari
perencanaan tenaga kerja, pengupahan, manajemen tenaga kerja sampai dengan
jaminan social.
Rendahnya upah yang rendah di DIY, ujar Budi, berasal dari hitungan rumus indeks
pelayanan harga barang dan jasa di masing masing kabupaten/kota.
Page 120 of 124.

