Page 80 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 NOVEMBER 2019
P. 80
Sementara itu, Cotta Sembiring mengatakan, pencanangan daerah sadar program
Jaminan Sosial Ketenagakerjaan sudah banyak dilakukan, namun untuk deklarasi
Gerakan Wajib BPJS Ketenagakerjaan merupakan yang pertama.
Jumlah kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kepulauan Seribu telah mencapai 75
persen, di mana dari jumlah angkatan kerja sebanyak 15 ribu, sekitar sembilan ribu
pekerja telah terdaftar peserta BPJS Ketenagakerjaan.
"Dengan pencanangkan ini, diharapkan dalam waktu tidak terlalu lama seluruh
pekerja di Kepulauan Seribu ini terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Tak lupa kami juga mengucapkan selamat ulang tahun ke-18 kepada Kepulauan
Seribu, semoga semakin berjaya,"ungkap Cotta.
Di depan ratusan warga Kepulauan Seribu yang merayakan HUT ke-18 di Pulau
Pramuka, Cotta juga menjelaskan bahwa ada dua BPJS di Indonesia, yaitu BPJS
Kesehatan yang hanya mengelola satu program, Jaminan Kesehatan Nasional.
Fasilitas ini wajib dimiliki oleh seluruh penduduk.
Kemudian ada BPJSTK, yang mengelola empat program yaitu Jaminan Kecelakaan
Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan
Pensiun (JP), dimana perlindungan tersebut wajib dimiliki oleh seluruh pekerja.
Di kesempatan yang sama, Pepen S. Almas mengatakan, pihaknya akan
menempatkan seorang petugas di unit pelayanan Kantor Pemkab Kepulauan Seribu
yang dilakukan secara bergantian. Pepen juga mengatakan akan merekrut
putra/putri asli Kepulauan Seribu sebagai kepanjangan tangan dari BPJSTK.
Page 79 of 124.

