Page 161 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 MARET 2020
P. 161

MANFAATKAN PROGRAM PEMUTIHAN, PASUTRI TKI INI DIDUGA BAWA KABUR ANAK
               Title
                              MAJIKANNYA DARI MALAYSIA
               Media Name     tribunnews.com
               Pub. Date      11 Maret 2020
                              https://www.tribunnews.com/regional/2020/03/11/manfaatkan-program-pemu tihan-
               Page/URL
                              pasutri-tki-ini-diduga-bawa-kabur-anak-majikannya-dari-malaysia
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative












               SURABAYA  - Dua Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Kota  Pasuruan  diduga
               menculik anak majikannya yang berasal dari  Malaysia. Kedua  TKI  itu yakni
               Sholikin dan Anita yang juga pasangan suami istri (pasutri). Saat ini, keduanya
               sudah diamankan di Mapolda Jatim untuk menjalani pemeriksaan.


               Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan mengungkap cara kedua pasutri itu
               membawa kabur NW yang notabene bukan anak sah secara catatan sipil sebagai
               anak mereka, untuk dibawa ke Indonesia. Melalui program tersebut, mereka bisa
               mendaftarkan klaim, bahwa NW merupakan anak sah mereka, sehingga bisa
               membawanya pulang ke Indonesia.

               "Mereka gunakan fasilitas program pemutihan, dianggap ini anaknya," katanya di
               Lobby Gedung Tri Brata Mapolda Jatim, Rabu (11/3/2020).

               Sementara itu, Kapolres  Pasuruan  Kota, AKBP Dony Alexander menerangkan, para
               pelaku terakhir kali berkomunikasi dengan kedua orangtua NW pada Desember
               2019 silam.

               Pihak orangtua kandung NW sempat bertanya kepada para pelaku mengapa
               membawa anak mereka pulang begitu lama untuk tinggal di Indonesia. Para pelaku
               sempat menjawab upaya komunikasi dari pihak orangtua kandung NW.

               Namun hingga tiba pada suatu ketika, para pelaku mulai pasif menanggapi upaya
               komunikasi dari orangtuan kandung NW yang menginginkan balita itu kembali pada
               mereka. Dan akhirnya, orangtua NW melaporkan masalah tersebut ke Polis Diraja
               Malaysia  atau Kepolisian Kerajaan  Malaysia  .

               "Kemudian dari PDRM berkoordinasi dengan KBRI yang ada di  Malaysia  dan KBRI,
               bekerjasama dengan Hubinter Mabes Polri untuk mencari keberadaan anak
               tersebut," ujar Dony.


               Artikel ini telah tayang di  surya.co.id  dengan judul:  Pasangan TKI Asal Pasuruan
               Manfaatkan Program Pemutihan Untuk Bawa Kabur Anak Majikan di Malaysia.






                                                      Page 160 of 175.
   156   157   158   159   160   161   162   163   164   165   166