Page 167 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 MARET 2020
P. 167

Salah satunya, bisa saja pihak perusahaan mencoba mengurangi jam kerja
               pegawainya dengan cara apapaun. Contohnya, upah buruh hanya akan dibayar
               berdasarkan hitungan kerja selama 22 hari.


               Padahal, sistem gaji membayarkan upah buruh berdasarkan durasi kerja selama
               satu bulan penuh dengan durasi 40 jam per harinya. Dannis menilai, buruh akan
               mendapat upah yang semakin sedikit ketimbang dengan sistem gaji meski
               nominalnya dibawah UMK.

               Selain itu, lanjutnya, ada juga hal-hal lain dalam Omnibus Law yang dipandang
               sangat merugikan para buruh. Antara lain, mengurangi nilai atau nominal pesangon,
               fleksibilitas pasar kerja, penerapan sistem  outsourcing  , dan penghapusan jaminan
               sosial pekerja.

               "Yang parah adalah penghilangan sanksi pidana kepada pengusaha. Karena sampai
               hari ini hanya 1 hingga 2 kasus secara nasional, pengusaha yang dipidana. Tapi
               bukan pemilik usahanya ya. Lebih kepada oknum HRD-nya," katanya.

               Senada, Ketua Umum DPP FSKEP KSPI Sunandar mengatakan, pasal tentang Upah
               Minimum Propinsi (UMP) pada Omnibus Law adalah yang paling krusial.
               Menurutnya, buruh hanya akan mendapat gaji sebesar Rp1,7 juta jika UMP pada
               Omnibus Law benar-benar diterapkan.

               "Sudah jelas menghilangkan prinsip jaminan pendapatan yang ini berbicara UMK
               akan dihilangkan dganti upah minimum provinsi dan upah kesepakatan. Upah
               kesepakatan kalau ditetapkan akan jadi persoalan yang tidak ada jaminan," kata
               Sunandar.


               Dirinya juga menyoroti soal penghapusan jaminan sosial untuk pekerja. Menurutnya,
               tidak adil jika jaminan sosial dihapuskan bukan hanya untuk pekerja kontrak, tapi
               juga bagi pegawai tetap.

               "Kemudian jaminan sosial tidak ada yang dapat jaminan ini karena rata-rata di
               dalam omnibus terkait tentang menjadi pekerja tetap tidak ada hanya pekerja
               kontrak," ucapnya..


























                                                      Page 166 of 175.
   162   163   164   165   166   167   168   169   170   171   172