Page 169 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 MARET 2020
P. 169
EKONOM UIN: OMNIBUS LAW CIPTA KERJA SELARASKAN KEPENTINGAN INVESTOR DAN
Title
BURUH
Media Name jpnn.com
Pub. Date 11 Maret 2020
https://www.jpnn.com/news/ekonom-uin-omnibus-law-cipta-kerja-selaraska n-
Page/URL
kepentingan-investor-dan-buruh
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Dosen ekonomi dan keuangan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas
Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung Setia Mulyawan menilai,
Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja menunjukkan
semangat kuat menyelaraskan kepentingan investor dan pekerja. Dimana
kepentingan investor dan pekerja secara seimbang diakomodasi.
Setia Mulyawan mengatakan hal itu dalam diskusi yang mengangkat thema 'Masa
Depan Pendidikan dan Dunia Kerja' yang digelar di sebuah kafe Jalan Juanda, Dago,
Bandung, Rabu (11/3). Diskusi juga menghadirkan Guru Besar Universitas
Pendidikan Indonesia (UPI) Cecep Darmawan dan Guru Besar Politik dan Hukum
UIN SGD Bandung Izan Fautanu.
Menurut Mulyawan, investor tentu sagat berkepentingan dengan regulasi yang
memudahkan dan cepat. Kemudian, biaya murah untuk berbagai urusan seperti
perizinan, tenaga kerja dan hal-hal lain seperti jaminan keamanan investasi, serta
keberlangsungan usaha terjaga.
"Sementara kepentingan pekerja, upah yang sesuai atau lebih baik dari standar
hidup layak, jaminan keberlangsungan bekerja. Kemudian, pekerja juga butuh
ketenangan, kenyamanan bekerja dan penghargaan atas masa kerja. Tentu masih
ada kepentingan lain, tetapi jika ini tercukupi, iklim usaha secara umum akan
kondusif," ujar Mulyawan.
Mulyawan melihat kedua kepentingan inilah yang coba dipertemukan dalam RUU
Omnibus Law Cipta Kerja. Karena dilihat dari klaster draft-nya, RUU Ciptaker
mengakomodasi dua kepentingan tersebut, meski dalam beberapa poin, dinilai
wajar bila dikritisi dengan semangat memperbaiki.
Hal lain yang tak kalah penting, kata Mulyawan, semangat RUU Omnibus Law Cipta
Kerja dalam mengatasi masalah pengangguran. RUU tersebut diharapkan
mendorong dengan cepat penambahan lapangan kerja, mengurangi pengangguran,
Page 168 of 175.

