Page 44 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 MARET 2020
P. 44
Title PENOLAKAN OMNIBUS LAW, GANJAR PRANOWO : SETIAP MASALAH BISA DIBICARAKAN
Media Name suara.com
Pub. Date 11 Maret 2020
Page/URL https://www.suara.com/news/2020/03/11/154415/penolakan-omnibus-law-gan jar-
pranowo-setiap-masalah-bisa-dibicarakan
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Demonstrasi boleh, tapi sebenarnya setiap masalah bisa dibicarakan dengan cara
duduk bersama. Hal ini diungkapkan Gubernur Jawa (Jateng), Tengah Ganjar
Pranowo, menanggapi sejumlah penolakan terhadap Omnibus Law melalui aksi
demonstrasi terjadi di sejumlah daerah, termasuk di Jateng.
Saat itu, Ganjar tengah memimpin gelaran Musyawarah Perencanaan Pembangunan
Wilayah (Musrenbangwil) Jateng, di Kota Lama Semarang, Jateng, sehingga tak bisa
bertemu dengan para pengunjuk rasa.
"Saya menerima semua masukan lewat berbagai kanal. Demo boleh, tapi
sebenarnya ini bisa dirembug dan dibicarakan dengan baik, dengan cara duduk
bersama," kata Ganjar, saat ditemui usai memimpin Musrenbangwil Kedungsepur,
Jateng, Rabu (11/3/2020).
Sejumlah massa mendatangi Kantor Gubernur Jateng, di Jalan Pahlawan, untuk
menyampaikan aspirasi mereka menolak Omnibus Law. Namun begitu, Ganjar
menegaskan bahwa pihaknya terbuka untuk menerima masukan serta kritikan
masyarakat dan siap menyampaikan aspirasi mereka kepada Presiden Joko Widodo.
Menurut Ganjar, Omnibus Law memang menjadi urusan pemerintah pusat, namun
ia tidak mau hanya berpangku tangan. Sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, ia
berinisiatif membuka saluran masukan dari masyarakat untuk nantinya bisa
disampaikan ke pemerintah pusat.
"Memang ada yang mengatakan bahwa ini bukan urusan saya, tapi mereka kan
demonya ke saya. Makanya saya usul, lebih baik kita duduk bersama. Nanti konsep,
draft atau tulisan terkait masing-masing bisa disampaikan ke saya dan akan saya
lanjutkan ke pusat, apakah ke presiden, Kementerian Ketenagaherjaan atau
lainnya," ujarnya.
Tidak setuju dengan Omnibus Law, lanjut Ganjar, boleh-boleh saja, namun
ketidaksetujuan itu harus disampaikan dengan opini yang baik dan sesuai dengan
argumentasi yang mendukung.
"Semua harus berawal dengan membedah pasal-pasal Omnibus Law agar clear,
mana yang ditolak, mana yang harus diperbaiki dan lainnya. Sebenarnya, saya
hanya butuh daftar isian masalahnya seperti apa," tegasnya.
Page 43 of 175.

