Page 73 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 DESEMBER 2019
P. 73

Dalam surat edaran Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI pada 15 Oktober
               2019 tentang penyampaian data tingkat inflasi nasional dan pertumbuhan produk
               domestik bruto tahun 2019, disampaikan jelas bahwa ada kewajiban untuk setiap
               kepala daerah menetapkan UMP sesuai regulasi yang berlaku.

               Dalam surat itu juga jelas disebutkan apa saja sanksi yang akan diterima setiap
               kepala daerah yang tidak mengikuti regulasi yang ada. Sehingga ini kemudian yang
               menjadi dasar tuntutan FSPMI. Selain urgensi kenaikan UMP ini berdampak pada
               kesejahteraan mereka, juga ada sanksi yang menanti jika gubernur tidak patuh
               terhadap regulasi.


               Di depan pegawai dinas tersebut, Ahmad meminta agar sebaiknya memberikan
               argumentasi dan pertimbangan yang sesuai kepada gubernur. Misalkan
               pertimbangan-pertimbangan terkait dengan sanksi tersebut.

               "Angka 2,7 ini kan didapatkan dari menambahkan angka pengaturan yang ada di
               delapan koma itu. Sehingga memang tahun ini, angka itu harus diakomodir dalam
               penerapan UMP di 2020 nanti. Kalau tidak sanksinya itu besar kepada gubernur.
               Dan itu harus disampaikan kepadanya," tutup Ahmad.

               Menerima massa aksi, Sekretaris Dinas Penanaman Modal ESDM dan Transmigrasi
               Provinsi Gorontalo, Rugaiyah Biki mengungkapkan, pihaknya mendengar apa yang
               menjadi tuntutan FSPMI. Dan saat ini juga surat rekomendasi dari Depeprov terkait
               UMP yang nominalnya berada di angka 2,7 juta tersebut sudah disampaikan kepada
               gubernur.


               Namun menurutnya, sebelum surat rekomendasi UMP itu ditetapkan, pihaknya juga
               telah menerima surat dari berbagai perusahaan dan industri yang ada di Provinsi
               Gorontalo. Surat itu adalah permintaan penangguhan penerapan UMP.


               Pihaknya melihat, bahwa dengan UMP yang di tahun 2019 yang berada di angka 2,3
               juta saja, sudah banyak perusahaan yang mengirim surat, meminta penangguhan,
               apalagi jika di tahun 2020 UMP diberlakukan dengan angka yang direkomendasikan
               Depeprov. Yang jelas sudah sangat tinggi.

               "Oleh karena itu, beliau (gubernur) bukannya menahan, akan tetapi meminta
               kepada beberapa pihak untuk mengkaji lagi angka UMP yang telah ditetapkan,"
               katanya.

               Gubernur ketika menerima surat rekomendasi UMP, kemudian meminta Biro Hukum,
               Inspektorat, dan Dinas Keuangan untuk meninjau kembali keputusan tersebut. Dan
               menurut Ruqaiyah, hal itu bukanlah menafikan peran Depeprov, namun agar apa
               yang diputuskan oleh gubernur sudah benar-benar sesuai ketentuan dan tidak
               merugikan. Karena sebagai pengambil kebijakan, gubernur tentu menurutnya perlu
               banyak menimbang segala keputusan yang dikeluarkannya.









                                                       Page 72 of 82.
   68   69   70   71   72   73   74   75   76   77   78