Page 74 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 DESEMBER 2019
P. 74
Title ANGGARAN DANA BLK KOMUNITAS UNTUK FLORES TAK SESUAI JANJI AWAL
Media Name beritasatu.com
Pub. Date 03 Desember 2019
https://www.beritasatu.com/ekonomi/588783/anggaran-dana-blk-komunitas- untuk-
Page/URL
flores-tak-sesuai-janji-awal
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Sejumlah penerima dana Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas di daratan Flores,
Nusa Tenggara Timur (NTT) mempertanyakan komitmen pemerintah pusat dalam
hal ini Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk menempati janji mengenai
besarnya dana untuk membangun sejumlah Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas di
Flores.
Pasalnya, pada awalnya Kemnaker melalui Menteri Ketenagakerjaan (Kemnaker),
Hanif Dhakiri (awal 2019) berjanji, anggaran satu BLK Komunitas di wilayah Timur
Indonesia termasuk Flores sebesar Rp 500 juta ditambah 10% dari jumlah tersebut
menjadi Rp 550 juta. Namun, kenyataannya hanya dicairkan Rp 500 juta per BLK
Komunitas.
"Menaker Hanif Dhakiri di depan ribuan orang penerima BLK Komunitas di BLK
Cevest Bekasi, 27 Maret 2019 berjanji menyalurkan Rp 550 juta per BLK untuk
kawasan Timur Indonesia. Hal itu, katanya karena mahalnya bahan bangun di sini.
Terus kenapa hanya Rp 500 juta saja realisasinya ?" kata Pimpinan Seminari John
Paul II Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NNT), Laurens Sopang
kepada Beritasatu.com di Labuan Bajo, Selasa (3/12/2019).
Laurens mengatakan, dalam proposal yang mereka buat yang ditujukan kepada
Kemnaker nilai untuk membangun BLK Komunitas di Seminari John Paul II Labuan
Bajo sebesar Rp 550 juta.
"Besaran ini kami sampaikan karena sesuai janji Bapak Hanif Dhakiri waktu itu.
Dalam raporan selesainya pembangunan BLK, kami cantumkan nilai Rp 550 juta
sesuai janji awal. Sebenarnya, pembangunan BLK seluas 14 x 10 m2 di ini memakan
biaya Rp 600 juta. Kekurangan Rp 100 juta kami tanggung sendiri," kata dia.
Informasi yang dikumpulkan Beritasatu.com, yang sama dialami oleh sekolah
seminari di Ngada dan Ende. "Kita bagian Timur Indonesia ditambah 10% dari Rp
500 juta karena pertimbangan mahalnya bahan bangunan. Ya, namun ternyata janji
hanya tinggal janji," kata Laurens.
Yang mendapat dana sebesar Rp 550 juta sesuai janji awal adalah BLK di sebuah
seminari di Maumere, Sikka, NTT.
Direktur Bina Kelembagaan Pelatihan, Ditjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas,
Kemnaker, Adi Nugroho, ketika dikonfirmasi Selasa (3/12/2019), mengatakan, janji
Page 73 of 82.

