Page 78 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 DESEMBER 2019
P. 78

Title          YULI RISWATI DIDEPORTASI, PEMERINTAH INDONESIA HARUS BERI PERLINDUNGAN
               Media Name     jawapos.com
               Pub. Date      03 Desember 2019
                              https://www.jawapos.com/nasional/03/12/2019/yuli-riswati-dideportasi-p emerintah-
               Page/URL
                              indonesia-harus-beri-perlindungan/
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative












               Buruh migran Indonesia, Yuli Riswati, dideportasi dari Hongkong. Yuli tiba di
               Indonesia yakni di Bandara Internasional Juanda pada Senin (2/12). Sebelumnya,
               Yuli sempat ditahan oleh Imigrasi Hongkong selama 28 hari di Pusat Imigrasi Castle
               Peak Bay (CIC, Castle Peak Bay Immigration Centre). Yuli yang bekerja merawat
               lansia di Hongkong sebelumnya ditangkap pihak Imigrasi Hongkong pada 23
               September 2019 di rumah majikannya.

               Penangkapan, penahanan, dan kemudian penderpotasian Yuli memang cukup
               janggal. Pihak Imigrasi Hongkong berdalih karena melanggar izin kerja (visa).
               Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, visa kerja Yuli berakhir pada 27 Juli
               2019. Yuli lupa memperpanjang visanya setelah dia memperbaharui paspornya pada
               24 Juli 2019.

               Hanya saja, tindakan Imigrasi Hongkong disebut-sebut karena Yuli dikaitkan dengan
               demonstran Hongkong. Seperti diketahui, Yuli juga seorang jurnalis warga atau
               jurnalis lepas. Dia sering menulis dan dipublikasikan di SUARA, koran berbahasa
               Indonesia yang terbit di Hongkong. Yuli juga menulis untuk media online
               independen Migran Pos.


               Penangkapan Yuli dilakukan setelah muncul berita terkait dirinya dan tulisan-
               tulisannya yang dianggap mendukung warga Hongkong dalam aksi unjuk rasa. Yuli
               terjun langsung meliput aksi unjuk rasa di Hongkong yang masif dalam beberapa
               bulan terakhir. Dia memotret, menulis, dan memberitakannya.

               Terkait kasus penangkapan dan pendeportasian yang dialami Yuli Riswati, Migrant
               CARE dan Amnesty Internasional mendorong Pemerintah Indonesia untuk turun
               tangan. Menurut mereka, Indonesia harus memberikan perlindungan hukum
               terhadap Yuli. Selain itu, Migrant CARE dan Amnesty Internasional juga menyebut
               tindakan Hongkong tidak lazim.

               "Tindakan Pemerintah Hongkong terhadap Yuli bersifat represif dan tidak lazim.
               Sudah seharusnya pemerintah Indonesia memprotes perlakuan tidak adil
               pemerintah Hongkong dan memberi perlindungan hukum untuk Yuli," sebut Ketua
               Pusat Studi Migrasi Migrant Care Indonesia Anis Hidayah dalam keterangan tertulis
               yang diterima JawaPos.com.





                                                       Page 77 of 82.
   73   74   75   76   77   78   79   80   81   82   83