Page 69 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 DESEMBER 2019
P. 69

Title          TKI YULI DIDEPORTASI KARENA BERITAKAN DEMO HONG KONG? INI KATA KJRI
               Media Name     liputan6.com
               Pub. Date      03 Desember 2019
                              https://www.liputan6.com/global/read/4125486/tki-yuli-dideportasi-kare na-beritakan-
               Page/URL
                              demo-hong-kong-ini-kata-kjri
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive











               Seorang pekerja migran Indonesia yang menulis tentang demo pro-demokrasi Hong Kong
               dilaporkan media lokal ditahan selama 28 hari. Tak hanya itu, ia juga diberitakan
               dideportasi oleh otoritas imigrasi.


               Menurut sebuah kelompok yang menangani kasus tersebut, Yuli Riswati, seorang penulis
               pemenang penghargaan sekaligus pekerja rumah tangga di Hong Kong, ditahan di Pusat
               Imigrasi Castle Peak Bay sejak 4 November 2019.

               Yuli mengatakan dia merasa tak enak badan dalam penahanan dan diancam permohonan
               visanya ditarik oleh otoritas imigrasi.

               "Apa yang Yuli hadapi adalah praktik yang tidak biasa dari Departemen Imigrasi dan
               mungkin melanggar hukum. Ini jelas merupakan penindasan politik terhadap Yuli untuk
               tulisannya, karena dia berbicara untuk para demonstran Hong Kong," kata koordinator
               regional International Domestic Workers Federation (IDWF) atau Federasi Pekerja Rumah
               Tangga Internasional, Fish Ip, seperti dikutip dari Hong Kong Press, Selasa (3/12/2019).

               Yuli ditangkap di kediamannya pada 23 September terkait perpanjangan visa kerjanya,
               meskipun Departemen Imigrasi kemudian memutuskan untuk tidak memberikan bukti
               terhadapnya di pengadilan, menurut kelompok itu. Dia kemudian ditahan dengan alasan tak
               punya tempat tinggal - klaim yang ditolak oleh kelompok pendukung dan majikannya.

               Yuli memang gagal memperbarui visanya, yang berakhir pada 27 Juli. Namun, ia memiliki
               kontrak kerja dua tahun yang berlaku yang dimulai Januari ini. Phobsuk Gasing (Dang),
               ketua Hong Kong Federation of Domestic Workers Unions atau Federasi Serikat Pekerja
               Rumah Tangga (FADWU) Hong Kong, mengatakan bahwa dia terkejut bahwa otoritas
               imigrasi mengambil pendekatan keras.

               "Biasanya ketika ditemukan bahwa visa pekerja telah kedaluwarsa, selama masih ada
               kontrak, majikan mengkonfirmasi perekrutan pekerja dan menjelaskan dalam surat kepada
               Departemen Imigrasi mengapa mereka lupa untuk memperpanjang visa, dan Imigrasi selalu
               memungkinkan para pekerja untuk memperpanjang visanya tanpa kesulitan," kata Phobsuk
               Gasing.

               "Saya belum pernah melihat kasus bahwa Imigrasi mendatangi rumah dan menangkap
               pekerja berdasarkan kasus demikian."

               Majikannya telah meminta Departemen Imigrasi untuk memperpanjang visa Yuli dan
               mengatakan mereka akan terus mempekerjakannya, tambah kelompok pendukung.




                                                       Page 68 of 82.
   64   65   66   67   68   69   70   71   72   73   74