Page 65 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 DESEMBER 2019
P. 65

Title          KSBSI HARAP KARTU PRAKERJA SASAR DISABILITAS
               Media Name     republika.co.id
               Pub. Date      03 Desember 2019
                              https://nasional.republika.co.id/berita/q1xncr428/ksbsi-harap-kartu-pr akerja-sasar-
               Page/URL
                              disabilitas
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive






               Konfederensi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) berharap program Kartu
               Prakerja yang rencana mulai dibagikan pada 2020 dapat menyasar angkatan kerja
               disabilitas. "Angkatan kerja disabilitas perlu disasar agar tercapai keadilan dan
               pemerataan kesempatan kerja," kata Ketua Departemen Lobby & Humas KSBSI
               Andy William Sinaga saat dihubungi, Selasa (3/12).


               Pekerja disabilitas, kata dia, seharusnya diberikan kesempatan untuk bekerja dan
               menduduki posisi tertentu dalam setiap jenis pekerjaan. Hal itu sesuai Konvensi ILO
               No. 111 tentang Diskriminasi dalam Pekerjaan dan Jabatan yang telah diratifikasi
               oleh pemerintah RI melalui UU No 21 Tahun 1999.


               Selain itu, kesempatan kerja bagi disabilitas juga sesuai tujuan Pembangunan
               Berkelanjutan (SDG'S) yaitu tentang pekerjaan layak dan tujuan tentang
               pengurangan kesenjangan. Selain mendapatkan Kartu Prakerja, pemerintah juga
               perlu mendorong pelaku bisnis dan wiraswasta untuk mempekerjakan kaum
               disabilitas di setiap unit usahanya.

               "Beberapa lembaga negara dan BUMN, menurut pengamatan kami sudah membuka
               peluang untuk mempekerjakan kaum disabilitas dan ini harus dicontoh oleh pihak
               swasta," kata Andy.

               Saat ini, menurut KSBSI, perusahaan masih enggan mempekerjakan kaum
               disabilitas karena dianggap menambah pengeluaran perusahaan karena kaum
               disabilitas dianggap membutuhkan perlakuan khusus. "Perlakuan khusus dan
               fasilitas yang khusus tersebut dianggap sebagai beban perusahaan," kata dia.


               Untuk itu, peran swasta perlu didorong mempekerjakan para kaum penyandang
               disabilitas dengan membuat payung hukum yang jelas tentang pekerja disabilitas
               dan sanksi yang jelas bagi perusahaan yang menolak mempekerjakan kaum
               penyandang disabilitas. "Misalnya satu perusahaan dengan 100 pekerja minimal
               satu persen adalah pekerja disabilitas, sehingga terbuka kesempatan perlakuan
               yang adil bagi kaum disabilitas dalam bekerja," kata dia.















                                                       Page 64 of 82.
   60   61   62   63   64   65   66   67   68   69   70