Page 432 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 APRIL 2021
P. 432

Menurut Aulia, tuntutan diatas merupakan bentuk protes oleh kalangan buruh termasuk buruh
              di  Jateng.  "Buruh  sebagai  tenaga  kerja,  memiliki  hak  atas  penghidupan  yang  layak  bagi
              kemanusiaan yang merupakan hak konstitusi sebagai warga negara, sebagai rakyat pekerja.
              Karenanya, buruh memiliki 2 aspek menghasilkan barang dan jasa," pungkas Aulia.

              "Namun seringkali yang terwujud hanyalah aspek pertama yang biasanya sekedar pemenuhan
              atas kebutuhan hidup agar ia mampu bekerja menghadirkan kembali esok harinya," papar Aulia.

              Aulia Hakim merasa bersyukur atas sikap aparat yang sudah memberikan ruang kepada para
              buruh untuk menyampaikan aspirasi saat sidang di mulai, meskipun tidak begitu lama.

              Tidak hanya itu saja, Aulia Hakim menegaskan kedepannya tetap mengawal dan mengawasi
              Pemerintah  Provinsi  Jawa  tengah  terkait  Surat  Edaran  Kementerian  Ketenagakerjaan
              (Kemenaker). "Surat Edaran sudah turun perjam 12 siang tadi. Mungkin kita akan memberikan
              semacam warning dan akan giat dan terus sampai benar - benar kondisi Undang Undang ini
              dicabut dan THR harus lancar di bayar penuh, "tegasnya.
              Sementara itu, Koordinator Aksi, Lukman Hakim menuturkan upah minum yang diputuskan pada
              tahun sebelumnya tidak lagi mampu mencukupi kebutuhan suatu aspek karena sudah terkejar
              dengan inflasi dan akibatnya upah nomimal selalu berada di bawah upah rill. "Selain upah yang
              digunakan  untuk  pemenuhan  kebutuhan  hidup  dan  sosial  buruh  beserta  keluarganya,  upah
              sesungguhnya pula untuk menjamin keterserapan barang produksi oleh pasar, " tukas Lukman.

              "Bahwa terhadap Undang-undang tersebut sampai saat ini KSPI masih melaskukan penolakan
              dikarenakan hilangnya Job Security, Income Security, Social Security dan mengajukan Judicial
              Review di Mahkamah Konstitusi yang pada hari ini Senin, 12 April 2021 diadakan sidang lanjutan
              di Mahkamah Konstitusi. Dalam rangka mengawal sidang tersebut," pungkasnya.

              Sebagai  informasi,  aksi  para  buruh  di  depan  kantor  Gubernur  Jawa  Tengah  itu  tidak  ada
              perwakilan dari Pemprov Jateng maupun DPRD menemui massa aksi. (RedG/Dicky Tifani Badi)







































                                                           431
   427   428   429   430   431   432   433   434   435   436   437