Page 429 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 APRIL 2021
P. 429

GUBRI SIAPKAN SURAT EDARAN SOAL THR KE BUPATI/WALIKOTA

              KORANRIAU.co,PEKANBARU- Gubernur Riau H Syamsuar menyiapkan surat edaran (SE) terkait
              pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja/buruh ke bupati/walikota.

              Informasi ini katakan Kepala Dinas Kepala Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Riau,
              H Jonli, Selasa (13/4/21). Menurutnya, kebijakan Gubri itu tindak lanjut dari SE yang dikeluarkan
              oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Ida Fauziyah Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang
              Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan Tahun 2021 bagi Pekerja/Buruh
              di Perusahaan.

              "Surat edaran gubernur sedang kita siapkan untuk diteruskan ke bupati/wali kota se-Provinsi
              Riau. Karena sesuai arahan Menaker tahun ini pekerja/buruh tetap diberikan THR keagamaan,"
              kata Jonli.

              Dikatakannya, para pekerja/buruh yang masa kerjanya satu tahun keatas wajib diberikan THR
              sebesar satu bulan gaji. Sedangkan bagi pekerja/buruh masa kerjanya kurang dari satu tahun,
              lanjut Jonli, maka THR diberikan secara proposional.

              "Misalnya dia kerja baru delapan bulan, maka THR diberikan sesuai dengan perhitungan masa
              kerja dibagi 12 bulan, kemudian dikali satu bulan upah. Tapi kalau masa kerja diatas setahun,
              maka perusahaan wajib memberi THR sebulan gaji,"jelasnya.

              THR itu lanjut Jonli, wajib diberikan paling lambat 7 hari sebelum hari raya Idul Fitri. Meski
              begitu, Jonli menyatakan karena saat ini masih suasa pandemi Covid-19, maka ada semacam
              solusi bagi perusahaan untuk berdialog kepada pekerja/buruh dalam pemberian THR.

              "Namun saya tegaskan, THR tetap dibayarkan perusahaan. Kalau diwajibkan memberi THR 7
              hari sebelum lebaran, maka dengan solusi ini THR bisa diberikan mendekati lebaran atau setelah
              lebaran, yang penting ada kesepakatan antara perusahaan dengan pekerja/buruh," terangnya.

              Kalau  perusahaan  menempuh  jalur  itu  lanjut  Jonli,  maka  perusahaan  harus  ada  laporan
              keuangan. Pihaknya akan mengecek benar atau tidak punya uang membayar THR.

              "Makanya sebelum langkah ini ditempuh, sebaiknya perusahaan yang terdampak Covid-19 harus
              ada kesepakatan dengan pekerja/buruh,"tutupnya.

              nor




























                                                           428
   424   425   426   427   428   429   430   431   432   433   434