Page 461 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 APRIL 2021
P. 461

Ketua DPW FSPMI Aceh, Habibi Inseun mengatakan, hingga saat ini pihaknya dari serikat buruh
              di  Indonesia  menolak  UU  Cipta  Kerja.  "Kita  mendesak  mahkamah  konstitusi  agar  segera
              membatalkan Omnibuslaw. Khususnya kluster tenaga kerja," katanya.

              Selain  itu,  pihaknya  juga  meminta  agar  Pemerintah  Aceh  memberlakukan  Upah  Minimum
              Sektoral (UMS) dan juga membentuk dewan pengupahan kabupaten/kota.

              Sebab, kata Habibi, upah sektoral di provinsi dan kabupaten/kota terlalu kecil. Sebab di setiap
              daerah  berbeda  sektor  usahanya.  Ia  juga  meminta  kepada  pemerintah  agar  mengawal
              pelaksanaan tunjangan hari raya (THR) bagi para pekerja, agar pembayarannya tidak dicicil.
              "Untuk semua sektor bagian pekerja buruh. Sebab ada teman kami sudah tiga tahun bekerja
              tidak dibayar THR-nya," jelasnya.

              Selain  itu,  pihaknya  mendesak  pemerintah  agar  mengusut  dugaan  korupsi  di  BPJS
              Ketenagakerjaan. Sebab jika dugaan korupsi itunt tidak diusut, para pekerja buruh yang akan
              dirugikan.  "Jangan  sampai  pekerja  buruh  dirugikan.  Karena  seluruh  biaya  ketenagakerjaan,
              merupakan iuran pekerja buruh," ungkapnya.(hd).

























































                                                           460
   456   457   458   459   460   461   462   463   464   465   466