Page 119 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 28 APRIL 2020
P. 119
Title SINGKATNYA "PENGABDIAN PARUH WAKTU" STAFSUS MILENIAL PRESIDEN
Media Name beritasatu.com
Pub. Date 27 April 2020
https://www.beritasatu.com/nasional/625587/singkatnya-pengabdian-paruh -waktu-
Page/URL
stafsus-milenial-presiden
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta, Tepat 148 hari sejak diperkenalkan langsung oleh Presiden Joko Widodo
pada 21 November 2019, dua dari tujuh orang staf khusus presiden milenial
mengundurkan diri.
Keduanya adalah CEO Ruangguru Adhamas Belva Devara (30 tahun) dan CEO PT
Amartha Mikro Fintek Andi Taufan Garuda Putra (33 tahun) yang mengajukan surat
pengunduran diri pada 17 April 2020. Namun, keduanya baru mengakui
pengunduran diri tersebut melalui surat terbuka pada 21 April 2020 (Belva) dan 24
April 2020 (Andi Taufan).
Belva mengatakan mundur karena tidak ingin membuat polemik mengenai asumsi
atau persepsi publik yang bervariasi tentang posisinya sebagai staf khusus presiden
berkepanjangan. Hal itu bisa membuat konsentrasi Presiden Jokowi dan seluruh
jajaran pemerintahan terpecah dalam menghadapi pandemi Covid-19.
Berawal dari peluncuran Kartu Prakerja yang pertama dikenalkan Presiden Jokowi
saat kampanye pemilihan presiden periode kedua. Kartu itu ditujukan untuk
meningkatkan kemampuan dan keahlian para pekerja atau calon pekerja, namun
karena pandemi Covid-19, fungsinya pun berubah menjadi jaring pengaman sosial.
Program kartu senilai total Rp 20 triliun untuk 5,6 juta penerima manfaat tersebut
memberikan insentif masing-masing Rp 3,55 juta bagi yang lolos verifikasi.
Perinciannya adalah bantuan biaya pelatihan sebesar Rp 1 juta untuk membeli satu
atau lebih pelatihan di mitra platform digital dan insentif Rp 2,4 juta yang diberikan
secara bertahap selama 4 bulan. Ada 8 platform digital yang dinyatakan pemerintah
untuk memberikan pelatihan adalah Tokopedia, Ruangguru melalui platform Skill
Academy, MauBelajarApa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, Kementerian
Ketenagakerjaan dan Pijarmahir. Di sinilah posisi Belva sebagai stafsus Presiden
mendapat kritikan tajam karena perusahaan rintisannya mendapat proyek tersebut
tanpa tender.
Direktur Komunikasi Manajemen Pelaksana Prakerja, Panji Winanteya Ruky
mengatakan, tidak ada proses tender dalam pemilihan platform tersebut. Proses
tender tidak dilakukan karena tak ada pengadaan barang dan jasa yang dibayar
pemerintah pada platform tersebut.
Dikatakan, yang dilakukan pemerintah adalah memberikan bantuan dana kepada
masyarakat untuk membeli pelatihan yang disediakan platform dalam mitra Kartu
Page 118 of 173.

