Page 51 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 JANUARI 2020
P. 51
Title MENTERI PERINDUSTRIAN SOROTI KETIDAKADILAN SISTEM UPAH PER BULAN
Media Name tempo.co
Pub. Date 06 Januari 2020
https://bisnis.tempo.co/read/1291849/menteri-perindustrian-soroti-keti dakadilan-sistem-
Page/URL
upah-per-bulan
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan ada ketidakadilan
dalam sistem upah per bulan yang selama ini berlaku di tanah air. Sebab,
perusahaan tidak bisa menghitung secara tepat dan detail produktivitas dari tenaga
kerja mereka.
"Karena ada yang 20 hari, 15 hari, 24 hari, gajinya sama," kata Agus dalam
konferensi pers di kantornya, Jakarta Selatan, Senin, 6 Januari 2020.
Rencana upah per jam ini adalah salah satu materi dalam Omnibus Law Cipta
Lapangan Kerja yang tengah berjalan. Meski begitu, ketentuan ini hanya berlaku
untuk pekerja dengan jam kerja di bawah 35 jam per minggu atau 7 per hari hari
kerja, Senin-Jumat. Sementara, upah untuk pekerja 40 jam per minggu atau 8 jam
per hari kerja tetap bulanan.
Tapi, rencana ini ditolak Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Presiden
KSPI Said Iqba mengatakan rencana ini bisa membuat buruh menerima upah
bulanan di bawah nilai upah minimum. "Jika diterapkan, pengusaha bisa seenaknya
secara sepihak menentukan jumlah jam bekerja buruh," katanya, dalam siaran pers,
Jumat, 27 Desember 2019
Agus percaya penetapan gaji berdasarkan jam kerja akan meningkatkan
produktivitas bagi industri. Sebab, akan ada kepastian dan ukuran produktivitas dari
masing-masing pekerja yang mereka miliki.
Akibatnya, industri tersebut bisa memiliki daya saing yang lebih baik. Ujungnya,
penerapan tenaga kerja ke depan jadi akan meningkat ketika industri kian
berkembang. "Jadi tinggal diatur saja berapa upah perjamnya, tentu tidak
merugikan pekerja itu sendiri, tinggal diatur saja kok, gak ada masalah," ujar Agus.
Agus lalu menyebut bahwa negara-negara industri seperti Amerika Serikat yang
sudah menerapkan upah per jam. Memang, kata dia, infrastruktur untuk
mendukung upah per jam ini harus disiapkan lebih dahulu. "Tapi enggak ada
masalah, tinggal siapkan saja," ujarnya. FAJAR PEBRIANTO
Page 50 of 51.

