Page 46 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 JANUARI 2020
P. 46
Title MENPERIN SEBUT SKEMA UPAH PER JAM BAKAL KEREK INVESTASI
Media Name cnnindonesia.com
Pub. Date 06 Januari 2020
https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200106111109-92-462722/menperin -sebut-
Page/URL
skema-upah-per-jam-bakal-kerek-investasi
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menilai
penerapan skema pembayaran upah per jam akan mengerek investasi. Ujung-
ujungnya, lapangan kerja akan semakin banyak tersedia.
Sebelumnya, rencana sistem upah kerja per jam ini bakal dimasukkan dalam RUU
Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja. Draf RUU tersebut rencananya akan diserahkan
pemerintah pada tahun ini ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
"Skema upah per jam dalam omnibus law itu akan menggenjot investasi dan
menumbuhkan lapangan kerja baru," kata Agus dalam keterangan resmi dikutip
Senin (6/1).
Menurut Agus, sistem upah yang dihitung per jam bukanlah hal yang baru dalam
dunia tenaga kerja. Sebab, sejumlah negara sudah menggunakan skema tersebut.
Melansir World Population Review, Agus menerangkan ada sepuluh negara
memberikan upah per jam dengan nilai besar. Kesepuluh negara itu, yakni
Luksemburg, Australia, Prancis, Selandia Baru, Jerman, Belanda, Belgia, Inggris,
Irlandia, dan Kanada.
Di sisi lain, Agus menegaskan sektor industri tetap mengadopsi pola gaji minimum
bulanan. Pola upah per jam dapat diterapkan pada sektor penunjang industri seperti
jasa dan perdagangan.
Page 45 of 51.

