Page 43 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 JANUARI 2020
P. 43
Title MENPERIN SEBUT GAJI PER JAM AKAN TINGKATKAN PRODUKTIVITAS INDUSTRI
Media Name antaranews.com
Pub. Date 06 Januari 2020
https://www.antaranews.com/berita/1237831/menperin-sebut-gaji-per-jam- akan-
Page/URL
tingkatkan-produktivitas-industri
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut gaji
berdasarkan jumlah jam kerja akan meningkatkan produktivitas industri dan
menerapkan azas keadilan di antara para pekerja.
"Jadi, kenapa kalau dasar dari pengupahan itu per jam bisa lebih baik bagi industri ?
karena sudah ada kepastian dan juga sudah ada ukuran produktivitasnya dari
masing-masing pekerja yang mereka hire," kata Agus di Jakarta, Senin.
Agus menyampaikan, suatu industri dapat berdaya saing salah satunya jika harga
gas yang diperoleh industri dapat terjangkau. Selain itu, industri mampu mengukur
produktivitas dari tenaga kerjanya sendiri.
"Cara paling gampang mengukur produktivitas nya itu, tentu dari pengupahan yang
berdasarkan jam. Tinggal diatur saja berapa upah per jamnya. Tentu tidak
merugikan pekerja itu sendiri, tinggal diatur saja kok, tidak ada masalah," ujar Agus.
Agus menilai, pengupahan per bulan yang selama ini dilakukan lebih terkesan tidak
adil, karena pegawai yang bekerja lebih panjang waktunya dengan yang lebih
pendek waktunya mendapat upah yang sama.
Selain itu, perusahaan tidak bisa menghitung secara tepat dan detail berkaitan
dengan produktivitas dari tenaga kerja itu sendiri.
"Karena ada yang kerja 20 hari, ada yang kerja 15 hari, ada yang kerja 24 hari,
gajinya sama," ungkap Menperin.
Menperin menyampaikan, upah per jam telah diterapkan di beberapa negara
industri, salah satunya Amerika Serikat.
Pewarta: Sella Panduarsa Gareta Editor: Adi Lazuardi COPYRIGHT (c)2020 .
Page 42 of 51.

