Page 139 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 MEI 2020
P. 139
Title PERUSAHAAN BAYAR THR DICICIL HARUS ATAS KESEPAKATAN PEKERJA
Media Name okezone.com
Pub. Date 14 Mei 2020
https://news.okezone.com/read/2020/05/14/510/2213945/perusahaan-bayar- thr-dicicil-
Page/URL
harus-atas-kesepakatan-pekerja
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Hari Raya Idul Fitri alias Lebaran hanya tinggal menghitung hari. Sebagaimana
lazimnya, menjelang perayaan hari raya Idul Fitri, setiap perusahaan diwajibkan
memberi Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para karyawannya, sekalipun di masa
pandemi virus corona atau Covid-19 saat ini.
Sekretaris Dinas Koperasi UKM Nakertrans Yogyakarta, Riyanto, menjelaskan
berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 06 Tahun 2016 tentang
THR bagi Pekerja di Perusahaan, setiap perusahaan wajib memberikan THR
keagamaan satu tahun sekali, dengan besaran sesuai masa kerja masing-masing
pekerja.
Bagi pekerja dengan masa kerja satu tahun atau lebih, THR yang diberikan yakni
setara upah satu bulan. Sementara bagi pekerja dengan masa kerja satu bulan atau
lebih namun belum sampai satu tahun, THR diberikan secara proporsional dengan
perhitungan masa kerja dibagi 12 dikalikan upah satu bulan.
Adapun dalam situasi pandemi Covid-19 ini, pemerintah pusat melalui Surat Edaran
Menteri Ketenagakerjaan tentang Pelaksanaan THR di Masa Pandemi Covid-19,
mengizinkan perusahaan jika tidak mampu membayar penuh atau tidak mampu
membayar sama sekali tepat waktu, diizinkan menunda pembayaran atau mencicil,
dengan syarat harus atas kesepakatan dengan pekerja.
Kesepakatan antara perusahaan dengan pekerja ini kata Riyanto harus disampaikan
secara tertulis dan dilaporkan ke Posko THR Pemkot Yogyakarta.
"Kesepakatan ini tidak menghilangkan kewajiban perusahaan untuk membayar THR
dan denda kepada pekerja, yang harus tetap dibayarkan pada tahun 2020," kata
dia, mengutip laman Harian Jogja, Kamis (14/5/2020).
Sementara itu, Juru Bicara Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) DIY, Irsyad Ade
Irawan, mengatakan terkait aturan THR ini, masih banyak perusahaan yang tidak
menaati kewajibannya sementara pekerja juga masih banyak yang belum
mengetahui haknya atau tidak berani melaporkan.
Page 138 of 231.

