Page 75 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 MARET 2020
P. 75
Title PEMERINTAH KAJI RENCANA TUNDA IURAN BP JAMSOSTEK
Media Name kontan.co.id
Pub. Date 13 Maret 2020
https://insight.kontan.co.id/news/pemerintah-kaji-rencana-tunda-iuran- bp-
Page/URL
jamsostek?page=all
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Pemerintah terus menggulirkan rencana pemberian stimulus kedua untuk
menanggulangi dampak negatif penyebaran virus Korona (Covid-19) bagi ekonomi.
Selain insentif untuk sektor manufaktur, pemerintah juga sedang mengkaji
pemberian stimulus lain berupa pembebasan atau penundaan pembayaran iuran
Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan alias BP Jamsostek.
Meskipun demikian, Sekretaris Menteri Koordinator bidang Perekonomian Susiwijono
belum bisa memastikan seperti apa program yang diterapkan terkait pembebasan
dan penundaan pembayaran iuran BP Jamsostek ini.
"BP Jamsostek mengusulkan penundaan iuran berbagai program, jaminan kematian,
pensiun, jaminan hari tua, kami akan lihat mana yang bermanfaat untuk mendorong
relaksasi," katanya (12/3).
Susiwijono menyatakan pemerintah akan berdiskusi lagi dengan BP Jamsostek
mengenai usulan tersebut. Seperti diketahui, selama ini iuran BP Jamsostek
mencapai 0,24% - 5,7% dari penghasilan pekerja.
Adapun pekerja membayar iuran BP Jamsostek untuk dua program, yakni Jaminan
Hari Tua (JHT) sebesar 2% dari upah dan jaminan pensiun (JP) sebesar 1% dari
upah.
Sedangkan, untuk Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM)
yang dibayarkan oleh pemberi kerja atau perusahaan.
Penundaan pembayaran iuran BP Jamsostek ini menjadi stimulus yang berarti bagi
pekerja yang sebelumnya juga akan mendapatkan stimulus berupa pembebasan
pembayaran pajak penghasilan (PPh) 21 selama enam bulan.
Keseimbangan fiskal
Ekonom Institute for Development of Ekonomics and Finance (Indef) Enny Sri
Hartati mengatakan bahwa pemerintah harus benar-benar mengkaji efektifitas dan
efisiensi dari stimulus BP Jamsostek tersebut.
Page 74 of 89.

