Page 79 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 MARET 2020
P. 79
Title OMNIBUS LAW DIHARAPKAN AKOMODIR SEMUA KEPENTINGAN NASIONAL
Media Name republika.co.id
Pub. Date 13 Maret 2020
https://republika.co.id/berita/q73i3s354/omnibus-law-diharapkan-akomod ir-semua-
Page/URL
kepentingan-nasional
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Pakar Ekonomi Universitas Brawijaya, Ahmad Erani Yustika mengingatkan
pemerintah agar keberadaan Omnibus Law itu harus mengakomodir kepentingan
nasional. Dia meminta pemerintah untuk memastikan perlindungan terhadap usaha
kecil, kelestarian lingkungan dan kedaulatan ekonomi.
"Secara keseluruhan sekurangnya dua RUU tersebut harus mengadopsi lima
kepentingan ekonomi nasional, baik jangka pendek maupun jangka panjang," kata
Ahmad di Jakarta, Kamis (12/3).
Ahmad kemudian mengungkapkan mengenai lima kepentingan ekonomi nasional
yang wajib terakomodir. Pertama, memastikan stabilitas ekonomi terjaga mulai dari
pertumbuhan, inflasi, perdagangan, nilai tukar.
Kedua, meningkatkan mutu dan keadilan pembangunan seperti penurunan
ketimpangan, pengangguran dan kemiskinan. Ketiga, memperkuat kedaulatan dan
kemandirian ekonomi dalam bidang penguasaan sektor energi, pangan, keuangan,
dan lain-lain.
Keempat, memastikan keberlanjutan pembangunan dalam hal perbaikan ekologi,
mutu manusia, infrastruktur hingga daya saing. Kelima, tata kelola pembangunan
yang kian mapan, transparan, partisipatif dan akuntabel.
"Ukuran-ukuran tersebut yang mesti dipakai sebagai bahan pertimbangan dalam
tiap pembahasan, pasal demi pasal," katanya.
Omnibus Law kini tengah berada dalam bahasan pemerintah bersama DPR di
parelemen. Meski demikian, keberadaan rancangan undang-undang (RUU) itu
hingga kini masih mendapatkan pro dan kontra di tengah masyarakat.
Ahmad mengimbau agar bahwa RUU tersebut dibahas secara utuh dan hati-hati. Dia
mengatakan, pemerintah dan DPR juga harus melibatkan seluruh pemangku
kepentingan sehingga tujuan besarnya dapat diraih bersama tanpa ada yang
ditinggalkan atau dirugikan.
Page 78 of 89.

