Page 149 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 DESEMBER 2019
P. 149

Bimo menyatakan, selama dilakukan pendataan dan pengawasan terhadap seluruh
               WNI dan WNA penumpang Kapal Cattleya Express yang berlabuh di Pelabuhan
               Tunon Taka Nunukan.


               Bagi penumpang WNI yang terindikasi PMI ilegal diarahkan ke Rusunawa di Jalan
               Ujang Dewa Kelurahan Nunukan Selatan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut
               oleh petugas BP3TKI.


               Bagi penumpang WNA berjumlah 182 orang yang turun dari KM Cattleya, tiga orang
               ternyata berkewarganegaraan Malaysia tanpa memiliki paspor.


               Pada saat dimintai surat perjalanan dari negaranya, ketiganya hanya menunjukkan
               kartu identitas Malaysia.

               Ketiga WN Malaysia ini adalah seorang ibu dan dua anaknya diketahui bernama Nor
               Alang Binti Menre (39) Nomor IC : 800523-12-5108  beralamat Kampung Getah
               WDT 97 Kunak Sabah Malaysia.


               Kedua anaknya bernama Muhammad Afiq Syafiq Bin Surian (14) Nomor IC :
               050920-10-2305 dan Nurul Afiqah Syafiqah Binti Surian (12) Nomor IC : 070902-10-
               0160.


               Ketiga WN Malaysia tersebut dibawa ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan untuk
               dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut dan pendetensian.


               Sesuai hasil pemeriksaan, Nor Alang Binti Menre mengaku dirinya bersama kedua
               anaknya masuk wilayah NKRI melalui pintu masuk ilegal di Desa Aji Kuning
               Kecamatan Sebatik Utara pada 27 November 2019.

               Tujuan ke Kabupaten Bone Sulsel. Di Indonesia kata Bimo, Nor Alang berada di
               Kabupaten Bone selama dua pekan untuk menjenguk ibu kandungnya yang sakit.

               Ternyata, identitas kependudukan yang dimiliki Nor Alang berwarna hijau atau
               belum termasuk kewarganegaraan Malaysia. Sedangkan kedua anaknya telah
               tercatat sebagai WN Malaysia.

               Pewarta: Rusman  Editor: Yuniardi Ferdinand  COPYRIGHT (c)2019  .























                                                      Page 148 of 176.
   144   145   146   147   148   149   150   151   152   153   154