Page 85 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 31 DESEMBER 2019
P. 85
Title BNP2TKI FOKUS TINGKATKAN TENAGA TERAMPIL DALAM RENCANA STRATRGIS BP2MI
Media Name jogja.antaranews.com
Pub. Date 30 Desember 2019
https://jogja.antaranews.com/nasional/berita/1229220/bnp2tki-fokus-tin gkatkan-tenaga-
Page/URL
terampil-dalam-rencana-stratrgis-bp2mi
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia
(BNP2TKI) mengatakan akan fokus meningkatkan tenaga terampil dan profesional
dalam rencana strategis badan pengganti barunya, yaitu Badan Perlindungan
Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).
"Ada perubahan fundamental di dalam BP2MI, di samping kewenangan, yaitu
bagaimana kita mengubah secara struktur organisasi," kata Plt. Kepala BNP2TKI
Tatang Budie Utama Razak dalam Konferensi Pers Capaian BNP2TKI Tahun 2019
dan Rencana Program Tahun 2020 di Kantor BNP2TKI Jakarta, Senin.
Ia menyebutkan bahwa visi misi badan baru tersebut adalah untuk mendukung visi
misi Presiden RI periode 2020-2024, yang di antaranya adalah untuk meningkatkan
kualitas manusia Indonesia dan mewujudkan struktur ekonomi yang produktif,
mandiri dan berdaya saing.
Selain itu, BP2MI juga ingin mendukung misi untuk memberikan perlindungan bagi
segenap bangsa dan memberikan rasa aman kepada seluruh warga, selain juga
berupaya mendukung pengelolaan pemerintahan yang bersih, efektif dan
terpercaya.
Dalam upaya mewujudkan visi misi tersebut, BNP2TKI, yang akan segera berubah
nama menjadi BP2MI, memiliki rencana strategis untuk meningkatkan perlindungan
dan kesejahteraan pekerja migran Indonesia (PMI) dan keluarganya, serta untuk
meningkatkan tata kelola pemerintahan.
Tujuan dari rencana strategis itu, kata Tatang, tentunya untuk meningkatkan
kesejahteraan PMI dan keluarganya sebagai aset bangsa melalui peningkatan
penempatan PMI yang terampil dan profesional.
Selain itu, mereka juga ingin mewujudkan terselenggaranya peningkatan tata kelola
organisasi yang efisien, afektif dan akuntabel atau dapat dipertanggungjawabkan.
"Jadi badan ini akan fokus meningkatkan tenaga terampil dan profesional.
Kedua menurunkan low level dan high risk atau berisiko tinggi. Dan yang ketiga
bagaimana mengelola yang non prosedural. itu keduanya tentunya dapat
Page 84 of 125.

