Page 87 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 31 DESEMBER 2019
P. 87

Title          PENGUSAHA SEBUT PENGHASILAN BURUH LEBIH BESAR DIGAJI PER JAM
               Media Name     detik.com
               Pub. Date      30 Desember 2019
                              https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/4840893/pengusaha-sebu t-penghasilan-
               Page/URL
                              buruh-lebih-besar-digaji-per-jam
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive











               Jakarta - Pengusaha menilai skema gaji per jam dapat memberi banyak dampak
               positif bagi para buruh. Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo)
               mengatakan buruh yang diupah per jam justru dapat menikmati penghasilan lebih
               besar daripada bergantung terhadap upah minimum provinsi (UMP) yang selama ini
               berlaku.

               "Justru skema seperti ini menawarkan win-win solution bagi semua pihak, pekerja
               bisa punya penghasilan lebih gede dari UMP," ujar Wakil Ketua Apindo Suryadi
               Sasmita kepada detikcom di Jakarta, Senin (30/12/2019).

               Ia mencontohkan bagaimana penerapan skema gaji per jam ini berlaku di negara
               maju.

               #div-gpt-ad-1572509250005-0 iframe{ border: 0px; vertical-align: bottom; position:
               fixed !important; z-index: 1 !important; left: 0px; top: 0; right: 0; margin: auto; }
               "Saya beberapa kali tinggal di luar negeri, di sana cleaning service-nya digaji mahal
               sekali, untuk 1 jam saja itu bisa mencapai US$15 atau setara Rp 210.000 (kurs Rp
               14.000), bayangkan saja kalau pekerja ini kerja sampai 8 jam per harinya, UMP ya
               kalah jauh, lebih gede gaji per jam lah," sambungnya.

               Selain itu, pekerja diberi keleluasaan untuk bekerja di lebih banyak perusahaan
               dengan upah beragam dan waktu yang ditentukan secara mandiri oleh pelakunya.

               "Pekerja bisa punya banyak waktu untuk melakukan hal apapun yang mereka mau,
               misal, malam hari dia merasa ingin menambah pendapatan lebih, dia bisa kerja
               malam hari di perusahaan lain, atau siangnya ada kegiatan lain, bisa memilih untuk
               tidak kerja dulu, sebenarnya konsep ini benar-benar menguntungkan bagi para
               pekerja," imbuhnya.

               Di sisi lain, pekerja jasa profesional seperti praktisi hukum, guru, hingga dokter yang
               selama ini digaji kecil malah bakal sangat diuntungkan oleh skema tersebut.

               "Praktisi hukum yang mampu mencapai keinginan kliennya tentu dibayar
               berdasarkan keahliannya, begitu juga dokter yang misalnya bekerja hanya di waktu





                                                       Page 86 of 125.
   82   83   84   85   86   87   88   89   90   91   92