Page 176 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 FEBRUARI 2020
P. 176
Upaya BPJAMSOSTEK dalam memberikan manfaat yang optimal bagi peserta ini
akhirnya diganjar predikat Certificate of Excellence dari organisasi jaminan sosial
sedunia yang dinamakan International Social Security Association (ISSA) pada
Oktober 2019.
Predikat ini merupakan bukti upaya BPJAMSOSTEK dalam mewujudkan
kesejahteraan pekerja melalui program JKK RTW. Selain itu, satu penghargaan
lainnya juga diberikan oleh ISSA pada BPJAMSOSTEK yaitu pada bidang Information
and Communication Technology (ICT) dengan kategori Certificate of Excellence in
Social Security Administration. Sementara itu, pada September 2019, BPJAMSOSTEK
juga menerima penghargaan dari ASSA (ASEAN Social Security Association) dalam
ASSA Recognition Awards pada kategori Innovation terkait PERISAI.
Peningkatan Manfaat Terhitung sejak ditandatanganinya Peraturan Pemerintah No.
82 tahun 2019 oleh Presiden RI, Joko Widodo, manfaat BPJAMSOSTEK yang
diberikan kepada peserta ini akan mengalami peningkatan manfaat yang cukup
signifikan dimana regulasi ini mengatur mengenai kenaikan manfaat program JKK
dan JKM.
Peningkatan yang cukup signifikan ini terdapat pada manfaat program JKK (Jaminan
Kecelakaan Kerja) dan JKM (Jaminan Kematian) antara lain seperti pada manfaat
beasiswa bagi anak pekerja yang meninggal dunia. Manfaat ini ditingkatkan baik
dari sisi jumlah nominal bantuan beasiswa hingga jumlah anak yang menerima dana
tersebut. "Untuk beasiswa meninggal dunia baik karena kecelakaan kerja maupun
kondisi umum, peningkatannya mencapai 1350 persen," ungkap Agus.
Selain itu, santunan kematian juga ditingkatkan dari sebelumnya Rp24 juta menjadi
Rp42 juta untuk kasus meninggal dunia karena sebab apapun. Agus menjelaskan
bahwa peningkatan manfaat ini merupakan kado kepada masyarakat pekerja di
Indonesia dalam 100 hari pertama kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo
sejak dilantik pada Oktober 2019 yang lalu.
Agenda Tahun 2020 Menghadapi tahun 2020, target yang harus dipenuhi oleh
BPJAMSOSTEK juga semakin menantang. Seperti pada kepesertaan, BPJAMSOSTEK
menargetkan tambahan sebanyak 23,2 juta peserta baru. Sementara target
penerimaan iuran sebesar Rp87,1 triliun dengan dana kelolaan pada akhir tahun
2020 diharapkan mencapai Rp543,6 triliun.
"Kami berharap, di tahun 2020 ini, kondisi pasar global semakin membaik, agar
memberikan pengaruh positif pula terhadap ekonomi di Indonesia, dan juga pasar
tenaga kerja yang positif agar kondisi sosial ekonomi masyarakat juga meningkat.
Tentunya ini harapan yang baik dan kami akan selalu optimis dengan tetap waspada
terhadap tantangan-tantangan yang bisa muncul kapan saja agar perlindungan
jaminan sosial ketenagakerjaan secara menyeluruh kepada seluruh pekerja dapat
dicapai," pungkasnya.
Page 175 of 186.

