Page 180 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 FEBRUARI 2020
P. 180
akhirnya diganjar predikat Certificate of Excellence dari organisasi jaminan sosial
sedunia yang dinamakan International Social Security Association (ISSA) pada Oktober
2019. Predikat ini merupakan bukti upaya BPJAMSOSTEK dalam mewujudkan
kesejahteraan pekerja melalui program JKK RTW.
Selain itu, satu penghargaan lainnya juga diberikan oleh ISSA pada BPJAMSOSTEK yaitu
pada bidang Information and Communication Technology (ICT) dengan kategori
Certificate of Excellence in Social Security Administration.
Sementara itu, pada bulan September 2019, BPJAMSOSTEK juga menerima
penghargaan dari ASSA (ASEAN Social Security Association) dalam ASSA Recognition
Awards pada kategori Innovation terkait PERISAI.
Peningkatan Manfaat Terhitung sejak ditandatanganinya Peraturan Pemerintah No. 82
tahun 2019 oleh Presiden RI, Joko Widodo, manfaat BPJAMSOSTEK yang diberikan
kepada peserta ini akan mengalami peningkatan manfaat yang cukup signifikan dimana
regulasi ini mengatur mengenai kenaikan manfaat program JKK dan JKM.
Peningkatan yang cukup signifikan ini terdapat pada manfaat program JKK (Jaminan
Kecelakaan Kerja) dan JKM (Jaminan Kematian) antara lain seperti pada manfaat
beasiswa bagi anak pekerja yang meninggal dunia. Manfaat ini ditingkatkan baik dari
sisi jumlah nominal bantuan beasiswa hingga jumlah anak yang menerima dana
tersebut.
"Untuk beasiswa meninggal dunia baik karena kecelakaan kerja maupun kondisi umum,
peningkatannya mencapai 1350%", ungkap Agus.
Selain itu, santunan kematian juga ditingkatkan dari sebelumnya Rp24 juta menjadi
Rp42 juta untuk kasus meninggal dunia karena sebab apapun.
Agus menjelaskan bahwa peningkatan manfaat ini merupakan kado kepada masyarakat
pekerja di Indonesia dalam 100 hari pertama kinerja pemerintahan Presiden Joko
Widodo sejak dilantik pada Oktober 2019 yang lalu.
Agenda Tahun 2020 Menghadapi tahun 2020, target yang harus dipenuhi oleh
BPJAMSOSTEK juga semakin menantang. Seperti pada kepesertaan, BPJAMSOSTEK
menargetkan tambahan sebanyak 23,2 juta peserta baru. Sementara target penerimaan
iuran sebesar Rp87,1 triliun dengan dana kelolaan pada akhir tahun 2020 diharapkan
mencapai Rp543,6 triliun.
"Kami berharap, di tahun 2020 ini, kondisi pasar global semakin membaik, agar
memberikan pengaruh positif pula terhadap ekonomi di Indonesia, dan juga pasar
tenaga kerja yang positif agar kondisi sosial ekonomi masyarakat juga meningkat,"
ujarnya.
Tentunya ini harapan yang baik dan kami akan selalu optimis dengan tetap waspada
terhadap tantangan-tantangan yang bisa muncul kapan saja agar perlindungan jaminan
sosial ketenagakerjaan secara menyeluruh kepada seluruh pekerja dapat dicapai",
katanya lagi.
Page 179 of 186.

