Page 42 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 FEBRUARI 2020
P. 42
diberikan pelatihan atau reskilling keterampilan baru agar tetap dapat terus
berkarya meski dengan keterbatasan," tambah Agus.
Guna memastikan layanan terbaik bagi peserta, BPJamsostek sampai dengan akhir
Desember 2019 telah bekerjasama dengan 7.254 Pusat Layanan Kecelakaan Kerja
(PLKK) dan Pusat Layanan Kembali Bekerja (PLKB) yang tersebar di seluruh
Indonesia. Upaya BPJamsostek dalam memberikan manfaat yang optimal bagi
peserta ini akhirnya diganjar predikat Certificate of Excellence dari organisasi
jaminan sosial sedunia yang dinamakan International Social Security Association
(ISSA) pada Oktober 2019.
Predikat ini merupakan bukti upaya BPJamsostek dalam mewujudkan kesejahteraan
pekerja melalui program JKK RTW. Selain itu, satu penghargaan lainnya juga
diberikan oleh ISSA pada BPJAMSOSTEK yaitu pada bidang Information and
Communication Technology (ICT) dengan kategori Certificate of Excellence in Social
Security Administration.
Sementara itu, pada bulan September 2019, BPJamsostek juga menerima
penghargaan dari ASSA (ASEAN Social Security Association) dalam ASSA Recognition
Awards pada kategori Innovation terkait PERISAI.
Peningkatan Manfaat Terhitung sejak ditandatanganinya Peraturan Pemerintah No.
82 tahun 2019 oleh Presiden RI, Joko Widodo, manfaat BPJAMSOSTEK yang
diberikan kepada peserta ini akan mengalami peningkatan manfaat yang cukup
signifikan dimana regulasi ini mengatur mengenai kenaikan manfaat program JKK
dan JKM.
Peningkatan yang cukup signifikan ini terdapat pada manfaat program JKK
(Jaminan Kecelakaan Kerja) dan JKM (Jaminan Kematian) antara lain seperti pada
manfaat beasiswa bagi anak pekerja yang meninggal dunia. Manfaat ini ditingkatkan
baik dari sisi jumlah nominal bantuan beasiswa hingga jumlah anak yang menerima
dana tersebut. "Untuk beasiswa meninggal dunia baik karena kecelakaan kerja
maupun kondisi umum, peningkatannya mencapai 1350%," ungkap Agus.
Selain itu, santunan kematian juga ditingkatkan dari sebelumnya Rp24 juta menjadi
Rp42 juta untuk kasus meninggal dunia karena sebab apapun. Agus menjelaskan
bahwa peningkatan manfaat ini merupakan kado kepada masyarakat pekerja di
Indonesia dalam 100 hari pertama kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo
sejak dilantik pada Oktober 2019 yang lalu.
(akr).
Page 41 of 186.

