Page 362 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 SEPTEMBER 2021
P. 362
"Para pekerja seperti guru honorer, guru ngaji, marbot masjid, pengemudi ojek online, nelayan,
petani, mereka semua sangat rentan dalam melakukan pekerjaan, jadi ini penting untuk
pemerintah daerah memberikan pelindungan sosial baik kedepannya," ucap Menteri
Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam siaran pers yang diterima pada Jumat (17/9).
Ida mengatakan baik pekerja formal maupun informal, keduanya memiliki risiko kerja. Apalagi
dalam kondisi pandemi COVID-19 ini membuat siapa pun seharusnya merasa perlu untuk
mendapatkan jaminan sosial.
Dengan membayar iuran program mulai Rp16.800 per bulan, pekerja akan mendapatkan
perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang manfaatnya berupa pengobatan tanpa batas
biaya, serta Jaminan Kematian (JKm) yang manfaatnya akan diterima ahli waris jika peserta
meninggal dunia berupa santunan uang tunai.
"Jadi kalau ada yang meninggal maka pendidikan anaknya ditanggung sampai perguruan tinggi.
Kemudian yang di-cover tidak hanya 1 anak, tapi 2 anak. Itu salah satu cara kita melahirkan
generasi-generasi baru yang masa depannya sudah kita pikirkan," tandas Ida. (ark)
361

