Page 367 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 SEPTEMBER 2021
P. 367

Judul               Perlindungan Perempuan Pekerja Migran Harus Dimulai dari Desa
                Nama Media          kompas.id
                Newstrend           Perlindungan PMI
                Halaman/URL         https://www.kompas.id/baca/dikbud/2021/09/17/perlindungan-
                                    perempuan-pekerja-migran-harus-dimulai-dari-desa/
                Jurnalis            Sonya Hellen Sinombor
                Tanggal             2021-09-17 22:36:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen Binapenta
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Ringkasan

              Perempuan  pekerja  migran  merupakan  penyumbang  devisa  negara  dan  menjadi  tulang
              punggung keluarga. Akan tetapi kontribusi mereka sebagai pekerja migran hingga kini belum
              diiringi  dengan  perlindungan  yang  optimal  dari  negara.  Selain  rentan  mengalami  kekerasan
              berbasis jender dalam berbagai bentuk, juga rentan menjadi korban perdagangan orang.



              PERLINDUNGAN PEREMPUAN PEKERJA MIGRAN HARUS DIMULAI DARI DESA

              Perempuan  pekerja  migran  merupakan  penyumbang  devisa  negara  dan  menjadi  tulang
              punggung keluarga. Akan tetapi kontribusi mereka sebagai pekerja migran hingga kini belum
              diiringi  dengan  perlindungan  yang  optimal  dari  negara.  Selain  rentan  mengalami  kekerasan
              berbasis jender dalam berbagai bentuk, juga rentan menjadi korban perdagangan orang.

              Kerentanan perempuan pekerja migran terjadi di setiap tahapan proses migrasi, mulai dari pra
              keberangkatan, penempatan hingga kepulangan. Untuk mencegah dan melindungi perempuan
              tidak menjadi korban kekerasan dan perdagangan orang, perlu langkah bersama dari semua
              pemangku kebijakan yang dimulai dari tingkat desa.

              “Desa merupakan bagian dari pemerintah daerah yang sejatinya memiliki potensi besar dalam
              upaya pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan orang di Indonesia, mengingat
              kantong-kantong  korban  perdagangan  orang  adalah  area  perdesaan,”  ujar  Asisten  Deputi
              Perlindungan  Hak  Perempuan  Pekerja  dan  Tindak  Pidana  Perdagangan  Orang  (TPPO),
              Kementerian  Pemberdayaan  Perempuan  dan  Perlindungan  Anak  (Kemen  PPPA)  Rafail
              Walangitan, Jumat (17/9/2021).

              Rafail hadir secara daring pada “Penandatangan Surat Keputusan Enam Kepala Desa tentang
              Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan Pekerja Migran
              Indonesia dan TPPO sebagai Upaya Perlindungan PMI dari Desa” yang digelar Kalyanamitra.

              Keenam  desa  tersebut,  Desa  Sidorejo  dan  Desa  Punggung  Raharjo  (Lampung  Timur),  Desa
              Babakan  Gebang  dan  Desa  Sumber  Lor  (Cirebon),  Desa  Sukorejo  dan  Desa  Tanen,

                                                           366
   362   363   364   365   366   367   368   369   370   371   372