Page 370 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 SEPTEMBER 2021
P. 370
Judul Meski Tak Lagi Lewat Juanda, TKI Pulang ke Jatim Tetap Diawasi
Super Ketat
Nama Media detik.com
Newstrend Pemulangan PMI
Halaman/URL https://news.detik.com/berita-jawa-timur/5729010/meski-tak-lagi-
lewat-juanda-tki-pulang-ke-jatim-tetap-diawasi-super-ketat
Jurnalis Hilda Meilisa
Tanggal 2021-09-17 22:25:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Mayjen TNI Suharyanto (Pangdam V/Brawijaya) Di situ yang terjadi perbedaan yang
sangat signifikan adalah Bandara Juanda itu ditutup. Jadi Bandara Juanda tuh sudah tidak bisa
lagi menerima penerbangan PMI
neutral - Mayjen TNI Suharyanto (Pangdam V/Brawijaya) Jadi nanti setelah dikarantina di Jakarta
sesuai dengan surat edaran itu kan delapan hari. Nah nanti kami akan berkoordinasi dengan
pemerintah provinsi DKI Jakarta apakah mereka akan mengantar ke sini atau kita jemput. Nah
seandainya dijemput para PMI ini kembali untuk dikarantina di Wisma Haji
positive - Mayjen TNI Suharyanto (Pangdam V/Brawijaya) Di karantina di wisma haji ini bukan
menyalahi surat edaran, tapi dalam rangka kami akan melaksanakan swab ulang. Nah kami
punya waktu sekitar tiga hari perkiraan kami setelah itu apa bila nanti dinyatakan negatif baru
para PMI ini bisa kembali ke wilayahnya masing-masing
positive - Mayjen TNI Suharyanto (Pangdam V/Brawijaya) Ini juga kami waspada supaya jangan
sampai kecolongan, karena pasti kalau dua titik itu dari mulai hanya Manado dan Soekarno-
Hatta, pasti sangat banyak di situ. Nah kami takut petugas-petugas di Provinsi DKI mungkin
kewalahan, mungkin ini ya, meski pasti pemerintah pusat juga sudah memikirkan segala
sesuatunya tapi kami waspada hingga kami tetap melaksanakan swab ulang
Ringkasan
Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang hendak pulang ke Jawa Timur kini tak lagi mendarat di
Bandara Internasional Juanda Surabaya. Kendati demikian, Jatim akan super ketat dalam
menangani kepulangan PMI demi mencegah masuknya varian baru Mu.
369

