Page 364 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 SEPTEMBER 2021
P. 364

PEMERINTAH PERKUAT KOMITMEN BIDANG KETENAGAKERJAAN BAGI
              DISABILITAS DI DAERAH
              Pemerintah  terus  mempercepat  implementasi  Unit  Layanan  Disabilitas  (ULD)  Bidang
              Ketenagakerjaan  di  daerah  untuk  melindungi  hak  para  penyandang  disabilitas  dalam
              mendapatkan kesempatan kerja dan berwirausaha.

              Direktur  Jenderal  Pembinaan  Penempatan  Tenaga  Kerja  dan  Perluasan  Kesempatan  Kerja
              (Binapenta dan PKK) Kemnaker, Suhartono mengatakan, isu disabilitas senantiasa hadir sejalan
              dengan isu kesetaraan, inklusi, dan non diskriminasi yang memiliki keterkaitan dalam semua sisi
              termasuk bidang ketenagakerjaan.

              “Secara asasi, kita memerlukan hubungan ketenagakerjaan yang menghormati keberagaman,
              kemampuan, dan potensi setiap individu di lingkungan kerja yang mampu mewadahi berbagai
              perbedaan latar belakang termasuk kondisi disabilitas,” ucap Suhartono dalam siaran pers yang
              diterima pada Jumat (17/9).
              Dalam  mewujudkan  pembangunan  ketenagakerjaan  inklusi  di  Indonesia  Kemnaker  telah
              menetapkan  Peraturan  Menteri  Ketenagakerjaan  Nomor  21  Tahun  2020  tentang  Pedoman
              Penyelenggaraan Unit Layanan Disabilitas Bidang Ketenagakerjaan.

              Selain  itu,  isu  disabilitas  ini  adalah  isu  lintas  sektoral  yang  penanganannya  memerlukan
              keterlibatan seluruh pemangku kebijakan bersama antara Kemnaker dengan Kemenko Bidang
              Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Kemendagri, serta Kementerian Perencanaan
              Pembangunan Nasional/Bappenas.

              “Perlunya keterlibatan bersama dalam melaksanakan kegiatan percepatan penyelenggaraan Unit
              Layanan  Disabilitas  (ULD)  bidang  ketenagakerjaan  tahun  2021,  baik  dalam  lingkup  nasional
              maupun regional Provinsi dan Kabupaten/Kota,” tandas Suhartono.

              Suhartono  mengatakan  Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  memiliki  concern  yang  tinggi
              terhadap isu disabilitas, khususnya bidang Ketenagakerjaan. Oleh karenanya, ia meminta agar
              ULD ini bisa dapat diimplementasikan secepatnya.

              “Ini bisa menjadi momentum yang tepat dari sisi ketenagakerjaan bagi saudara-saudara kita
              penyandang disabilitas,” ucap Suhartono.

              Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, menjelaskan, ini merupakan langkah yang tepat dalam
              menyamakan  persepsi  antara  Pemerintah  Pusat  dan  Daerah,  juga  dunia  usaha  baik  swasta,
              BUMN, BUMD serta memfasilitasi penyandang disabilitas untuk mendapatkan pekerjaan yang
              layak dan meningkatkan sinergi program khususnya di lingkup Provinsi Jambi.

              “Saya  minta  OPD  (Organisasi  Perangkat  Daerah)  terkait  untuk  menyiapkan  unit  layanan
              disabilitas  dan  bermitra  dengan  dunia  usaha  dan  industri  dalam  upaya  meminimalisir  angka
              pengangguran terutama pada tenaga kerja disabilitas,” kata Abdullah.













                                                           363
   359   360   361   362   363   364   365   366   367   368   369