Page 208 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 APRIL 2020
P. 208
Kepala Bidang Pelayanan BPJAMSOSTEK Madiun Lanzanova mengatakan, tingginya
tingkat klaim JHT yang mencapai 5.269 kasus selama triwulan 1 tersebut didorong
oleh kemudahan regulasi yang berlaku saat ini, sehingga JHT mudah cair bagi
pekerja "resign" ataupun ter-PHK.
"Kalau dulu regulasinya minimal harus lima tahun dulu baru bisa dicairkan, sekarang
tidak lagi. Untuk sekarang klaim JHT bisa dibayarkan setelah masa tunggu satu
bulan pasca-pekerja resign atau ter-PHK. Apalagi saat ini ditambah dengan pandemi
COVID-19, banyak karyawan yang ter-PHK, sehingga jumlah klaim pasti meningkat,"
kata Lanzanova.
Pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi peserta ataupun ahli
waris peserta yang ingin mengajukan klaim jaminan sosial ke BPJAMSOSTEK
Madiun. "Kami akan memberikan layanan terbaik, meskipun saat ini dalam situasi
sulit (COVID-19)," kata dia.
Lanzanova meminta bagi peserta yang ingin mengajukan klaim agar melengkapi
berkas persyaratan pencairan yang dibutuhan sesuai dengan aturan yang ditetapkan
agar pembayaran satunan dapat dilakukan dengan cepat.
"Aturannya seminggu setelah pemasukan berkas sudah bisa cair. Namun jika berkas
telah lengkap, kami jamin maksimal tiga hari sudah bisa cair," katanya.
Pihaknya menambahkan, dalam rangka mendukung upaya pemerintah mencegah
penyebaran COVID-19 "social dan physical distancing", BPJAMSOSTEK Madiun mulai
melakukan penyesuaian jam operasional di seluruh unit kerja dengan memberikan
Pelayanan Tanpa Kontak Fisik (LAPAK ASIK). Ia memastikan, LAPAK ASIK tersebut
tidak menghalangi kenyamanan pemberian layanan kepada peserta..
Page 207 of 219.

